Diserang AS dan Israel, Suriah Akan Tambah Sistem Pertahanan Udara Buatan Rusia

Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa pihaknya berniat membeli sistem pertahanan udara terbaru Rusia guna menangkal serangan dari Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Suriah.

Assad menyebut pemerintah Suriah sedang berunding dengan Rusia soal rencana pembelian itu.

“Sungguh wajar jika kita harus memiliki sistem seperti itu, untuk bisa mengatasi ancaman udara Israel mau pun rudal AS. Ini bisa terjadi setelah agresi AS di Ash Sha’irat,” ujar Assad seperti dikutip kantor berita resmi Suriah, SANA, pada Kamis (27/4) waktu setempat.


AS meluncurkan puluhan rudal jelajah Tomahawk ke lapangan udara militer Suriah di Ash Sha’irat, dekat Homs. AS menjustifikasi serangan itu dengan mengatakan bahwa ia merupakan respons atas dugaan penggunaan senjata kimia di Idlib pada 4 April, yang dituduhkan Washington kepada Damaskus.


Di sisi lain, Israel pada hari Kamis (27/4) meluncurkan misil ke dekat Bandara Internasional Damaskus di Suriah, menyebabkan kerusakan material untuk sebuah fasilitas militer.

sumber: rbth.com

Baca Juga:  Jepang Tawarkan Senjata Militer Ke Malaysia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan