Ditabrak Truk, Tank Leopard TNI Dikabarkan Rusak

tutup roda rantai Advance Modular Armour Protection ( AMAP) Tank Leopard tampak mengelupas. Foto: targethukum.info

Sebuah gambar Tank Leopard TNI tampak rusak setelah menabrak bak Truk menjadi viral di dunia maya. Berbagai komentar spekulasi mempertanyakan kekuatan Tank yang dibeli bekas dari Jerman tersebut.

Kejadian tabrakan itu sendiri terjadi pada  Sabtu tgl (22/07/17) pukul 05.30 WIB di jalan Lintas Sumatera tepatnya km 38-39 di desa Kota Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Awalnya rombongan mobil tronton yang bermuatan tank baja sebanyak tiga unit tronton yang di kawal oleh Voreders dari Denpom II/3 Lampung melaju dari arah bandar lampung menuju Baturaja.
Sesampainya di jalan lintas Sumatera​ km 38-39 Desa kota agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran dari arah bersamaan (belakang rombongan Tank) melaju mobil truk nopol BE 9298 FA yang bendak mendahului rangkaian pengawalan mobil bermuatan tank Leopard tersebut.
Namun pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju mobil yang tidak diketahui identitasnya selanjutnya mobil truk tersebut lepas kendali kemudian bodi bak belakang sebelah kiri menyenggol bodi tank Leopard yang dimuat mobil tronton dalam rangkaian no dua dan mengenai bodi pojok sebelah kanan tank Leopard.
Akibat laka tersebut tank Leopard mengalami rusak bodi sebelah kanan bagian tutup roda rantai Advance Modular Armour Protection ( AMAP) sedangkan truk BE 9298 FA diamankan di pos lantas tegineneng selanjutnya untuk rombongan mobil tronton tank Leopard melanjutkan perjalananya ke Baturaja dalam rangka latihan.

 

Baca Juga:  DSEI 2017: MBDA Tampilkan Sistem Hanud Land Ceptor AD Inggris
tutup roda rantai Advance Modular Armour Protection ( AMAP) Tank Leopard tampak mengelupas. Foto: targethukum.info
Sedangkan kondisi bak truknya, hanyak luka minor sebagai  berikut ini
Kenapa bisa begini?
Tutup roda rantai pada Tank Leopard menggunakan teknologi Advance Modular Armour Protection ( AMAP) yang dikembangkan perusahaan militer IBD Deisenroth Engineering asal Jerman.
Fungsi AMAP adalah sebagai pelindung dari serangan musuh. AMAP terdiri dari berbagai varian dan dikembangkan untuk bisa menahan peluru senapan sampai roket RPG untuk melindungi tank.
AMAP tidak seutuhnya terdiri dari baja doang. AMAP terdiri dari 4 lapisan untuk bisa meredam benturan peluru atau roket. 4 lapisan itu terdiri dari Cover, Keramik, Lem dan Baja.
4 lapisan AMAP
Pada kejadian di atas, kerusakan Tank Leopard hanyalah lapisan keramik pada AMAP. Tidak merusak lapisan baja dari Leopard. Hal yang wajar, bukan kerusakan parah, hanya terkelupas lapisan keramiknya.
Di era modern dengan berbagai macam peluru tajam. Kendaraan lapis baja yang tidak dilengkapi AMAP sama saja dengan bunuh diri. Beruntung tank milik TNI sudah dilengkapi lapisan ini.
Bandingkan dengan kendaraan lapis baja milik pasukan Filipina. Dalam perang di Marawi melawan ISIS, mereka menggunakan kayu dan kardus sebagai AMAP darurat untuk meredam laju peluru.
Militer Filipina menggunakan kayu sebagai lapisan AMAP darurat. Foto: PinoyExchange.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan