Ditolak Selandia Baru, Singapura Parkir Pesawat Tempur di Amerika Serikat

Setelah ditolak Selandia Baru, Singapura akhirnya berhasil mendapat izin dari Amerika Serikat untuk memarkir pesawat tempur di Pulau Guam.

Negera kecil di ASEAN itu memamg kekurangan lahan untuk memarkir pesawat tempur. Sehingga harus mencari tempat parkir dan latihan di luar negeri.

Dilansir Channel News Asia (7/12/2019) setelah ditolak di Selandia Baru untuk menempatkan jet-jet tempur F15SG Eagle akhirnya AU Singapura mendapatkan tempat latihan di wilayah Guam sebuah pulau cilik di Pasifik yang merupakan wilayah AS.

Kepastian mendapatkan tempat latihan tersebut dibubuhkan dalam suatu Nota Kesepahaman (MOU) antara Menhan Singapura Ng Eng Hen dan Menhan AS Mark Esper. Di dalam MOU tersebut mengatur penempatan detasemen pesawat tempur AU Singapura (F 15 dan F 16) di Pangkalan Udara Anderson, Guam untuk kepentingan pelatihan.

“setelah dilakukan studi pada sejumlah parameter termasuk kesesuaian area pelatihan, infrastruktur dan jenis dukungan lainnya kami berkesimpulan area udara yang luas di Guam akan memungkinkan AU Singapura untuk melakukan pelatihan yang realistis untuk mengasah kemampuan dan kesiapan tempur” ungkap Menhan Ng Eng Hen.

Sebagai informasi seperti disebutkan diatas yaitu karena kendala ruang udara di Singapura AU Singapura harus mencari lahan di luar negeri untuk berlatih, Detasemen F 15SG yang berada di Guam adalah satuan tempur yang keempat di AU AS. Tiga lokasi lainnya adalah Pangkalan Udara Luke, Arizona (Detasemen tempur F 16SG), Pangkalan Udara Home Mountain, Idaho ( Detasemen F 15SG) dan Pangkalan Udara Marana, Arizona ( Detasemen AH 64D Apache). Selain di AS, AU Singapura juga mempunyai detasemen pelatihan di Prancis dan Australia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan