Draco Dipilih Jadi Nama untuk Pesawat Intai dan Intelijen U-28A

Komando Operasi Pasukan Khusus Angkatan Udara AS (AFSOC) resmi memberi nama “Draco” untuk pesawat intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR) U-28A mereka.

Draco diambil dari Bahasa Latin yang berarti naga (dragon).

Pesawat ini bukanlah pesawat baru yang dioperasikan oleh AFSOC karena telah digunakan selama 13 tahun sejak 2006.


U-28A merupakan hasil modifikasi dari pesawat mesin tunggal PC-12 buatan Pilatus, Swiss.

Pesawat ini dioperasikan di AFSOC oleh Skadron Operasi Khusus (SOS) ke-319, ke-34, ke-318 dan juga oleh skadron pelatihan ke-5 dan ke- 19.

AFSOC menerangkan, U-28A telah mengakumulasikan 500.000 jam terbang. Pesawat yang diawaki dua pilot, satu personel sistem tempur, dan satu personel sistem taktis ini menggunakan mesin Pratt and Whitney Canada PT-6A-67B berdaya 1.200 tenaga kuda.

Dari sisi dimensi, Draco memiliki panjang 14,4 m, tinggi 4,25 m, dan rentang sayap 16,23 m.

Pesawat yang dapat dioperasikan dari landasan tak beraspal ini mampu terbang dengan kecepatan 220 knot (407 km/jam) serta ketinggian terbang maksimum mencapai 30.000 kaki.


Untuk jarak jangkau mencapai 1.500 mil laut (2.778 km). Bobot terbang maksimum (MTOW) seberat 10.935 pon (4.960 kg).

AFSOC mengoperasikan sedikitnya 28 unit U-28A Draco. Tidak hanya laki-laki, banyak juga perempuan yang menjadi awak pesawat ini.

Sumber: airspacereview.com, TSM Roni Sontani

Baca Juga:  Buntut Bekunya Perjanjian Bom Plutonium Amerika dan Rusia, Dunia Bisa Kiamat!

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan