Drone Bawah Laut China Ditemukan di Kepulauan Riau

Beberapa jam lalu, sebuah benda tak dikenal ditemukan di perairan Pulau Tenggel, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Benda yang awalnya dikira torpedo atau misil tersebut memiliki karakter-karakter China di sisinya.

Benda tersebut kemudian diidentifikasi sebagai drone bawah air. Dan memang, China telah meluncurkan lusinan underwater gliding drone Haiyi (Sea Wing) di Laut China Selatan.

Drone-drone ini dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan data laut dalam, yang kemudian berpotensi digunakan untuk operasi kapal selam jika dikaitkan dengan situasi keamanan di LCS. Data yang dikumpulkan misalnya temperatur, salinitas, turbiditas, level oksigen, intensitas serta arah arus.

Peluncuran drone tersebut dilakukan pada tahun 2017, dan ada kemungkinan bahwa drone ini merupakan salah satunya.

Salah satu kemungkinan adalah setelah drone-drone Haiyi digunakan di kawasan LCS, karena sifatnya expendable, drone tersebut langsung di-disconnect dan ditinggalkan begitu saja. Salah satu Haiyi sampai di Pulau Tenggel setelah terbawa arus sekian lama.

sumber: lighting II Chan

Baca Juga:  AL Mesir Pilih Helikopter Kamov Aligator Ka-52k Untuk Kapal Induk Helikopternya

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan