Drone Bayraktar Turki Hasil Transfer Teknologi dari Israel

Sebuah berita dilansir media Rusia riafa.ru yang menyebutkan bahwa Drone (Unmanned Air Veicle/UAV) Bayraktar buatan Turki adalah hasil tramsfer teknologi dari Israel.

Bayraktar sedang jadi perbincangan menyusul kesuksesanya medan perang Suriah dan Libya.

Drone ini ternyata hasil dar transfer teknologi Aerostar dan Heron buata Israel.

Secara fisik punya penampilan yanh serupa, termasuk mesin turboprop tunggalnya.

Data teknisnya pun sama plek, mulai dari beban muatan dan kemampuan operasi-nya juga serupa.

Perbedaanya hanya pada ketinggian terbangnya. kemampuan terbang taktis dan teknis Bayraktar TB1 dan Bayraktar TB2 Turki berada diantara drone Aerostar dan drone IAI Heron buatan Israel, kata media Federal News Agency (FAN) Rusia yang melaporkan pada 12 Juni.

Menurut tulisan FAN, tiba-tiba Turki masuk ke klub elit negara-negara maju produsen UAV atau Drone, padahal sebelumnya mereka bukan pemain di industri dirgantara.

Lalu bagaimana Turki bisa tiba-tiba bikin drone yang hebat?

Menurut artikel FAN, Turki telah menerima transfer teknologi dari luar. Setelah dilihat lebih dekat, drone Turki dari keluarga Bayraktar mengingatkan pada drone buatan Israel. Penampilan, tata letak, pengoperasian, solusi teknologi sangat mirip dengan UAV IAI Heron dan Aerostar.

Israel dan Turki juga telah sejak lama disatukan oleh satu tujuan politis yang sama, yaitu menghancurkan Suriah.

Baca Juga:  Inggris Gaet Swedia Kembangkan Pesawat Siluman Tempest

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan