DSEI 2017: Turret Senjata Laser Dragonfire

Demonstrator senjata laser baru yang sedang dibangun untuk Kementerian Pertahanan Inggris ditampilkan untuk pertama kalinya oleh konsorsium UK Dragonfire pada acara DSEI 2017 di London. Dipimpin oleh MBDA, di bawah kontrak untuk Dstl, UK Dragonfire adalah kelompok industri Inggris terbaik yang dipersatukan untuk mengembangkan program baru yang canggih dan kompleks ini bagi Angkatan Bersenjata Inggris.

Untuk pertama kalinya, konsorsium tersebut menampilkan desain turret, yang dikenal sebagai beam director, yang akan digunakan untuk menguji teknologi baru ini. Beam director yang akan dipasok oleh Leonardo, dipadukan dengan laser emitter QinetiQ yang kuat, serta elektro optik kelas dunia untuk identifikasi dan pelacakan sasaran. MBDA membawa pengalamannya dalam bidang sistem senjata dan sistem komando dan pengendalian (C2) dan kemampuan image processing kedalam UK Dragonfire, sekaligus sebagai koordinator keseluruhan kerja tersebut.

Beam director berskala penuh hadir di stand UK Dragonfire, di ND4 di Naval Static Display Area. Model berukuruan skala setengahnya juga hadir di stand Leonardo, MBDA dan QinetiQ.

Dikenal sebagai Laser Directed Energy Weapon (LDEW) Capability Demonstrator Programme (CDP), ujicoba kemampuan UK Dragonfire di laut dan darat akan dilakukan pada tahun 2019.

Di antara penggunaan sistem LDEW ini adalah menyediakan kemampuan pertahanan udara jarak sangat pendek, perlindungan jarak dekat (close-in protection) untuk kapal perang, sebagai anti drone (UAV), dan melindungi pasukan kawan dari serangan mortir dan artileri musuh.

Baca Juga:  Deal!, Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Produksi Tankboat dan Senjata

Manfaat utama teknologi Dragonfire LDEW adalah sistem dasarnya sangat mudah beradaptasi dan impaknya sangat mudah diubah-ubah sesuai kebutuhan. Dengan demikian, ia menawarkan berbagai solusi engagement yang berbeda, bergantung pada skenario taktis, termasuk pelacakan, deterring, membutakan sensor lawan, hingga merusak atau menghancurkan ancaman senjata lawan.


UK Dragonfire mendapat kontrak senilai GBP30 juta untuk LDW CDP pada awal tahun 2017 setelah melakukan evaluasi kompetitif yang ketat. Tim tersebut mengumpulkan kekuatan semua perusahaan yang terlibat, termasuk Leonardo, QinetiQ, MBDA, Arke, BAE Systems, Marshall dan GKN.

Sumber : navyrecognition.com (diterjemahkan oleh TSM)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan