Dua Personel Brimob Terluka Diserang OPM

Pasukan Brimob Polda Papua terlibat baku tembak dengan kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka di Gunung Sangker Kalibua, Kampung Utikini Tembagapura, Timika, Papua, pada Sabtu, 21 Oktober 2017. Dua personel Brimob dilaporkan terluka.

Baku tembak itu terjadi setelah insiden penembakan pada mobil patroli PT Freeport Indonesia. Saat pasukan Brimob pimpinan Ipda Taufik berpatroli di sekitar lokasi, mereka malah diserang kelompok bersenjata sehingga baku tembak tak terhindarkan.

Menurut Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal, kelompok penyerang diidentifikasi sebagai faksi OPM pimpinan Sabinus Waker. Kontak senjata berlangsung beberapa menit saja namun melukai dua prajurit Brimob.

Prajurit yang terluka adalah Brigadir Polisi Mufadol dan Bhayakara Dua Alwin. Mufadol terluka pada kaki kirinya dan Alwin terluka bagian perutnya. Luka cukup serius dialami Alwin karena serpihan peluru mengenai lambung dan kandung kemihnya.

Kedua personel Brimob itu segera dilarikan ke Rumah Sakit Tembagapura. Sementara para penyerang yang diduga kelompok separatis atau kelompok kriminal bersenjata berhasil melarikan diri masuk hutan.

Mustofa Kamal memastikan kedua prajurit Brimob yang terluka sudah mendapatkan perawatan medis. “Kondisi kedua korban dalam keadaan sadar dan sudah membaik dari kondisi sebelumnya,” ujarnya, sekaligus menyatakan bahwa aparat masih memburu para penyerang di hutan.

(viva.co.id)

Baca Juga:  Banyak Anggota Densus 88 Digugat Cerai Istri

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan