Dua Pesawat F16 Hibah Yang Rusak di Hawaii Akan Segera Tiba 

Dua dari 24 unit pesawat tempur F-16 “Fighting Falcon” hibah dari Amerika Serikat (AS) yang seharusnya pada 12 Desember 2017 tapi tertahan di Hawaii karena ada masalah mesin direncanakan sampai di Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur pada hari Jumat (12/1) pekan ini.
“Sisa dua unit pesawat F-16 yang belum dikirim dari Amerika Serikat, rencananya akan didatangkan Jumat tanggal 12 Januari mendatang,” kata Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, Selasa (9/1) seperti dilansir antara.com

Menurut Samsul Rizal, dua pesawat tempur F-16 tersebut bagian dari enam pesawat tempur yang empat diantaranya sudah tiba di Lanud Iswahjudi sebelumnya. Dan enam pesawat tersebut merupakan bagian dari 24 pesawat tempur F-16 yang pengirimannya dilakukan secara bertahap.

Setelah jumlah pesawat hibah dari Amerika Serikat tersebut genap 24 unit, kata Samsul Rizal, maka akan dilakukan upacara serah terima dari Kementerian Pertahanan kepada Mabes TNI dan TNI AU di Lanud Iswahjudi.


“Sesuai informasi dari Kementerian Pertahanan, akan dilakukan upacara serah terima pesawat F-16 dari Kementerian Pertahanan kepada Mabes TNI dan TNI Angkatan Udara. Nanti juga akan disaksikan perwakilan dari pemerintah Amerika Serikat,” jelas Samsul Rizal.


Samsul Rizal menuturkan, pada saat upacara penyerahan pesawat F-16 tersebut seluruh pesawat hibah Amerika Serikat, baik yang ada di Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi maupun yang sudah dikirim ke Skuadron Udara 16 Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru dikumpulkan di Lanud Iswahjudi.

Baca Juga:  Lembaga HAM Dunia Tuduh TNI dan Polri Masih Jalankan Tes Keperawanan

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, Indonesia menerima hibah 24 unit pesawat tempur F-16. Pesawat-pesawat F-16 tersebut rencananya akan melengkapi Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dan Skuadron Udara 16 Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru.

Dari jumlah tersebut tinggal dua unit yang belum terkirim, karena ada permasalahan mesin dan sehingga terpaksa menunggu perbaikan terlebih dahulu.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan