Dua Tentara Turki Tewas di Wilayah Irak Dalam Perang Lawan Etnis Kurdistan

Pada 11 Juni, Kementerian Pertahanan Nasional Turki mengumumkan bahwa dua prajurit Turki tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan dengan alat peledak rakitan yang terjadi di Wilayah Kurdistan Irak.

Awalnya, kementerian mengatakan bahwa seorang anggota layanan tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan itu. Namun, kemudian dikatakan bahwa seorang prajurit kedua telah meninggal karena luka-lukanya.

Dua anggota tentara Turki yang tewas diidentifikasi sebagai Prajurit Komando Fuat Ozer dan Sersan Spesialis Gokhan Demir.

Kementerian Pertahanan Nasional Turki mengatakan bahwa serangan mematikan itu terjadi di daerah Operasi Claw-Lock dalam memburu pemberontak etnis Kurdi. Sasaran utama operasi yang dimulai pada 17 April itu adalah sel-sel Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di wilayah Metina, Zap, dan Avashin Basyan, ketiganya adalah wilayah teritori resmi Irak.

Kausalitas baru menjadikan 23 jumlah tentara Turki yang tewas di Wilayah Kurdistan sejak awal Operasi Claw-Lock.

Turki menghadapi banyak kritik dari semua pihak di Irak setelah meluncurkan Operasi Claw-Lock. Meskipun demikian, tampaknya Erdogan bertekad untuk melanjutkan operasi. Ankara mengklaim bahwa pasukannya sejauh ini telah membunuh, melukai atau menangkap 220 pejuang PKK. Namun, kelompok gerilya Kurdi masih menunjukkan perlawanan sengit.

Baca Juga:  Ukraina Makin Panas: Rusia Kirim Armada Perang Ke Laut Hitam, AS Kirim Pesawat Kargo Ke Kiev

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan