F-16A/B Taiwan Jalani Modernisasi Jadi F-16 Viper

Seperti diberitakan IHS Janes (edisi 17 Januari 2017) yang menulis bahwa Taiwan mulai menjalani program modernisasi pesawat tempur F-16A/B lawasnya menjadi F-16V (Viper), varian tercanggih, ditandai dengan tibanya empat F-16 pertama di fasilitas Aerospace Industrial Development Corp (AIDC) di Taichung.

Industri penerbangan Taiwan, Aerospace Industrial Development Corp (AIDC) dan Lockheed Martin mendapat kontrak senilai 3,4 miliar dolar Amerika atau sekitar 45,34 triliun rupiah untuk program modernisasi yang diberi kode Phoenix Rising Project. Taiwan memiliki 144 pesawat tempur F-16.

AICD telah membangun hanggar yang dapat mengakomodasi lebih dari 24 pesawat per tahun di Taichung, pada Mei 2016. Modernisasi F-16 milik Angkatan Udara Taiwan akan dilakukan di Taiwan dan di Amerika Serikat. Sekitar 25 hingga 28 pesawat dimodernisasi setiap tahunnya dan diperkirakan semua akan selesai, pada 2023.


Modernisasi meliputi peralatan avionic yang lebih maju, termasuk sistem manajemen penerbangan dan sistem display helmet-mounted, layar resolusi tinggi, Sniper Advanced Targeting Pod, dan sistem persenjataan modern. F-16 Taiwan kelak akan mampu mendeteksi pesawat tempur siluman, karena menggunakan radar aktif AESA (Active Electronically Scanned Array).

Seorang pejabat militer senior Angkatan Udara Taiwan (Republic of China Air Force atau RoCAF) menyebutkan bahwa program modernisasi ini membuat F-16 Taiwan dapat menghadapi pesawat siluman China J-20, pesawat generasi kelima yang sedang dikembangkan oleh Chengdu Aerospace Corporation.

Baca Juga:  ​Polisi Militer Rusia Gunakan Kendaraan Multirole Ringan 4x4 Rys Iveco Italia

Pesawat tempur F-16V Taiwan kelak akan dipersenjatai dengan rudal modern yang canggih, seperti AIM-9X Sidewinders. F-16V diperkirakan dapat menjaga pertahanan udara Taiwan hingga dua dekade mendatang, karena telah menggunakan sistem radar pesawat generasi kelima.

Sumber : TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan