F-35 Terintegrasi dengan IBCS, Bisa Mengirim Target Data ke US Army

Lockheed Martin, Army Integrated Air and Missile Defense (AIAMD) Project Office dan USAF sukses mengintegrasikan track data F-35 dengan IAMD Battle Command System (IBCS). Kesuksesan yang diberitakan pada tanggal 6 Agustus ini dilakukan dalam Orange Flag Evaluation (OFE) 19-2, yang bertempat di Palmdale dan Fort Bliss.

Ini adalah pertama kalinya live track data dari F-35 dikirimkan ke IBCS lewat ground station F-35 dan IBCS adaptation kit F-35, yang dikembangkan oleh Lockheed Martin. Ini memungkinkan IBCS untuk menerima dan mengembangkan quality composite track untuk fire control saat latihan, sehingga meningkatkan peran F-35 sebagai elevated sensor. Kapabilitas ini turut membolehkan operasi multi-domain, serta deteksi ancaman yang menantang bagi sensor di darat.

Scott Arnold, wakil presiden dan deputi Integrated Air and Missile Defense di Lockheed Martin Missiles and Fire Control mengatakan bahwa demonstrasi ini mewakili pertumbuhan yang signifikan dalam kapabilitas bagi program IAMD serta operasi multi-domain US Army. Kapabilitas ini meningkatkan battlespace awareness serta kemampuan untuk melacak target dan bertindak bila diperlukan. F-35, dengan konektivitas serta sensornya, memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan berbagi informasi kritis sehingga meningkatkan proteksi kekuatan gabungan maupun lethalitas kekuatan IAMD US Army.

US Army memiliki goal untuk mengembangkan sistem pertahanan misil maupun udara yang dapat menarik data dari beragam sumber, termasuk pesawat. Penambahan F-35 ke dalam komponen mereka merupakan sesuatu yang signifikan karena pesawat stealth ini dapat menemukan sasaran di luar line of sight unit-unit darat, sembari menghindari deteksi oleh pertahanan udara lawan.

Baca Juga:  Turki Bikin Kapal Induk Sendiri Tahun 2021

Kapabilitas ini telah mendemonstrasikan kemampuan program IAMD US Army untuk mengumpulkan data sensor dari berbagai platform, dan merupakan satu lagi building block untuk kekuatan IAMD di masa depan. Tahun 2016, F-35 sukses diintegrasikan dengan AEGIS Combat System untuk mendukung Naval Integrated Fire Control-Counter Air (NIFC-CA). Ground station F-35 telah direlokasikan ke White Sands Missile Range, New Mexico, untuk mendukung follow-on testing dalam rangkaian AIAMD developmental testing.

Sumber:

– Hex / Lighting II Chan

https://news.lockheedmartin.com/2019-8-06-Orange-Flag-Evaluation-Demonstrates-F-35-and-Army-IAMD-Integration?fbclid=IwAR2_hCmG8sTiZQB6mU1FbluxYbxadbru5XIwEZevgSVmQPjZDSZidjmaaIA

https://www.flightglobal.com/news/articles/lockheed-martin-f-35-sends-target-data-to-us-army-mi-460151/

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan