Filipina Incar Helikopter Serang T-129 Buatan Turki

Departemen Pertahanan Nasional Filipina telah mendekati mencapai keputusan untuk membeli helikopter tempur multirole Turki Aerospace Industries (TAI) T129 ATAK untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang Angkatan Udara Filipina (Philippine Air Force – PAF).

Tim pengadaan yang dibentuk oleh PAF untuk mendukung program combat utility helicopte (CUH) telah mengidentifikasi platform T129 sebagai yang memenuhi tuntutan kemampuannya, meskipun proyek pengadaan sendiri belum difinalisasi.

Arsenio Andolong, kepala urusan publik DND, mengatakan pada Jane pada 29 November, “DND sedang mempertimbangkan akuisisi helikopter serang T129 dari Turki, diantara opsi lain, berdasarkan rekomendasi dari kelompok kerja teknis Angkatan Udara Filipina. Perlu dicatat, bagaimanapun juga, bahwa proyek akuisisi masih dalam tahap awal dan belum ada yang final pada saat ini. “


Komentar Andolong keluar beberapa hari setelah Panglima PAF, Letnan Jenderal Galileo Kintanar, dilaporkan mengungkapkan bahwa T129 adalah pilihan yang lebih disukai oleh kelompok kerja teknis untuk program CUH AU Filipina. PAF diketahui telah mengeluarkan rekomendasi untuk pengadaan T129 ke DND, yang sekarang diperkirakan akan berkomunikasi dengan pihak TAI pada akuisisi potensial tersebut.

Akuisisi ini diharapkan akan difasilitasi melalui kesepakatan antar pemerintah antara Filipina dan Turki, kemungkinan melibatkan kredit yang diberikan oleh Turk Eximbank, lembaga kredit ekspor resmi Turki.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan pertahanan antara kedua negara itu semakin kuat melalui saluran diplomatik dan awal tahun ini Filipina dan Turki setuju untuk memperluas kerja sama industri pertahanan. Satu-satunya ekspor pertahanan Turki sebelumnya ke Filipina adalah penjualan tujuh kendaraan lapis baja roda rantai ACV-15 yang dibuat oleh FNSS Savunma Sistemleri. Kendaraan-kendaraan ini telah dikirim mulai 2010.

Baca Juga:  AD Malaysia Punya Roket Anti Tank Baru Yang Lebih Canggih

Sumber : janes.com/TSM Angga Saja

1 Komentar

  1. seharusnya indonesia mengakuisisi heli jenis ini untuk antisipasi macam gam, opm, teroris di sulawesi, gesit, ringan, tahan tembak, tahan segala cuaca, efektif untuk menyerang jenis pemberontkan di medan pegunungan, hutan, buat apa jg beli heli serang berat kl nyata nyata musuh kita smacam opm…coba kenapa jenderal…

Tinggalkan Balasan