Filipina Incar Kapal Selam Scorpene Prancis, Sudah Teken Kontrak LOI

Filipina dan Prancis menapaki langkah awal untuk menjalin kerjasama pertahanan maritim, langkah awal kerjasama tersebut berupa penandatanganan Letter Of Intent (LOI) antara Menhan Filipina Delfin Lorenzana dengan Menhan Prancis Florence Parly di Paris, seperti dikutip dari Bussines Mirorr (19/12/2019)

Dalam LOI tersebut disepakati bahwa Prancis akan memasukan penawaran kapal selam Scorpene untuk dievaluasi dalam proyek kapal selam AL Filipina. Selain Prancis ada dua negara lain yang ikut meramaikan tender kapal selam pertama AL Filipina yaitu Rusia dengan kapal selam Kilo dan Korea selatan dengan kapal selam changbogo.

Menurut Menhan Delfin Lorenzana “penandatanganan LOI tersebut menunjukan niat kami untuk mengakusisi Kapal selam Scopene namun ini bukan perjanjian yang mengikat. Mereka (Prancis) berniat menjual kapal selam scorpene kepada kami namun penawaran tersebut harus kami evaluasi terlebih dahulu”

Sebagai informasi Kemhan melihat AL Filipina adalah salah satu matra yang wajib diperkuat dan dimodernisasi karena Filipina saat ini sedang menghadapi sengketa wilayah perairan dengan salah satu negara di Asia. Selain akan diperkuat dengan kapal selam modern, AL Filipina juga akan diperkuat dengan Frigate Kelas Jose Rizal, Kapal Cepat berudal , helikopter kapal selam Lynx dan kapal angkut tank (LPD) Tarlac Class.

Selain itu AD Filipina juga diperkuat untuk memperkuat pertahanan pesisir (Coastal Defence) Filipina dengan diperkuat sistem rudal pantai brahmos buatan India yang mempunyai kecepatan mach 3. Dengan kepemilikan Brahmos diharapkan Filipina mempunyai efek penggentar terhadap lawannya.

Baca Juga:  Rusia Borong 10 Pesawat Pembom Tu-160M2 Supersonik

Jika sudah begini, Kapal Selam TNI jadi paling inferior, cuma kelas Chang Bogo doang. Padahal Myanmar aja bisa punya kapal selam kelas Kilo Rusia.

Sumber: World Defense Zone

3 Komentar

  1. Klo inferior ya ga juga, secara dlm kondisi amunisi lgkap torpedo dan misil harpoon, changbogo ga kalah sama kilo, apalagi changbogo turunan desain jerman, negara buyutnya kapal selam

Tinggalkan Balasan