FNSS Turki Serahkan IFV Pars III 8×8 ke Oman

Produsen kendaraan lapis baja Turki, FNSS Savunma Sistemleri telah menyerahkan batch pertama kendaraan tempur infanteri (infantry fighting vehicles – IFV) Pars III 8×8 ke Oman, perusahaan tersebut mengumumkan.

Oman sebelumnya telah memesan 172 kendaraan 8×8 Pars III dari FNSS. Pengumuman tersebut termasuk foto-foto kendaraan tempur infanteri Pars III yang dicat kamuflase yang digunakan oleh militer Oman, namun tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang kendaraan atau jadwal pengirimannya.

Varian Pars yang diterima oleh Oman dilengkapi dengan turret FNSS Sabre yang dipersenjatai dengan meriam 25mm ATK Bushmaster dual-feed dan senapan mesin koaksial 7,62 mm yang terintegrasi dengan pengukur jarak laser dan sistem fire control.

FNSS Pars (bahasa Turki untuk Macan Anatolia) adalah keluarga kendaraan tempur lapis baja amfibi dengan konfigurasi 6×6 dan 8×8, yang diproduksi oleh FNSS Defense Systems Turki. FNSS Savunma Sistemleri A.Ş adalah perusahaan patungan antara Nurol Holding (51%) dan BAE Systems (49%).

Kendaraan dengan berat sekitar 30 ton, memiliki tiga orang awak dengan komandan yang duduk di sebelah pengemudi di bagian depan hull. Kendaraan tersebut bisa membawa 9 pasukan. Mesin terdiri dari mesin diesel berpendingin air, dengan transmisi otomatis yang mampu menggerakkan kendaraan hingga kecepatan maksimum 100 km/jam dan dengan jangkauan lebih dari 800 km.

Menurut FNSS, “bentuk hull, struktur bagian bawah, base plate dan kursi penumpang Pars III 8×8 dirancang untuk melindungi
personil dari ancaman ranjau tingkat tinggi.”

Baca Juga:  AU Amerika Perpanjang Usia Pakai 300 Unit F-16 Hingga Tahun 2018

PARS III 8X8 memiliki sistem kemudi all-axle steering system yang memberi kendaraan radius putar minimal 8 m.

Kendaraan ini memiliki sistem pendingin udara terintegrasi, dan perbedaan utama sistem ini yang membuatnya menonjol dari
kendaraan sejenis adalah bahwa bahkan dalam kondisi dipadang pasir, suhu internal kendaraan dapat tetap pada suhu +25°C.

Pars juga diangkut oleh pesawat Airbus A400 Atlas, Boeing C-17 Globemaster III atau Lockheed C-5 Galaxy.

Pars III terutama dirancang untuk pasar ekspor. Pelanggan pertamanya adalah Malaysia, yang memiliki 247 kendaraan lapis baja tersebut dalam 12 konfigurasi berbeda berdasarkan pesanan yang diproduksi secara lokal oleh DRB-Hicom Defense Technologies (Deftech). Varian ini disebut sebagai DefTech AV8.

Sumber : defpost.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan