Fugaku G10N, Pesawat Bomber Antar Benua Jepang Yang Gagal Produksi

Pada tahun 1942, Jepang memulai inisiatif yang serupa dengan Amerika Bomber milik Jerman, yaitu Project Z. Project Z bertujuan untuk menghasilkan pesawat intercontinental bomber yang mempunyai jarak jangkau memadai untuk menjalankan misi di mainland US.

Ada beberapa desain yang diserahkan kepada IJA yaitu Kawasaki Ki-91, Nakajima G5N, dan Nakajima G10N. Dua desain yang disebutkan pertama tidak mencapai kriteria “intercontinental”. G5N memiliki jarak jangkau 4,200 km dan Ki-91 yang kurang lebih merupakan ekuivalen B-29 Superfortress memiliki jarak jangkau 9,000-10,000 km, hanya cukup untuk perjalanan satu arah.

Desain G10N Fugaku dapat dibilang sebagai desain intercontinental bomber tulen dari Project Z, dengan proyeksi jarak 17,000 hingga 19,000 km dan muatan 20 ton. Pesawat ini, seperti kebanyakan desain intercontinental bomber lainnya, menggunakan 6 mesin. Fugaku menggunakan contra-rotating propeller, dimana mesin digunakan untuk memutar dua propeller co-axial dengan arah yang berlawanan.


Pengembangan Fugaku dimulai pada tahun 1943, dan fasilitas desain serta manufaktur pun sudah disiapkan di daerah Mitaka, Tokyo. Akan tetapi, Project Z kemudian dibatalkan bulan Juli 1944 dan Fugaku pun tidak dibuat.


Sumber: lightingIIChan

Baca Juga:  Nelad Beli Rudal Arhanud S-400 Buatan Rusia, Turki Diancam NATO

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan