Gara-gara Prajurit Bawa HP, Pantsir S1 Suriah Hancur Dirudal Israel

Suriah adalah satu-satunya negara yang masih terus berperang dengan Israel sejak negara Yahudi itu berdiri sampai sekarang. Kedua negara tidak pernah mau duduk berdiplomasi.

Kabar terbaru, sebuah sistem pertahanan udara Pantsir S1 milik Suriah sukses dihancurkan Israel. Penyebabnya sepele, karena seorang Prajurit Suriah menggunakan HP di lokasi.

Pantsir-S1 (kode NATO: SA-22 Greyhound) adalah rudal jarak pendek dikombinasikan untuk penggunaan jarak menengah permukaan-ke-udara dan artileri antipesawat. teknologi terbaru pertahanan udara dengan menggunakan bertahap-array radar untuk kedua target akuisisi dan pelacakan.

Pantsir S1 digendong di atas Truk dan selalu dalam posisi kamuflase serta mobile untuk menghindari deteksi musuh.

Hal konyol penyebab terdeteksi nya lokasi Pantsir S1 ini dikonfirmasi oleh Rusia menurut Valery Slugin Kepala Perancang Desain Instrumen Teknik yang mengembangkan Pantsir mengatakan secara rinci bagaimana kecerobohan tersebut terjadi.

“Baterai Pantsir S yang telah kehabisan rudal meminta pasokan kembali. Sambil menunggu pasokan peluru datang operator meluruskan otot keluar dari sistem hanud yang berbentuk truk tersebut dan celakanya mereka meninggalkan ponselnya di Kursi operator yang cukup bagi intelejen Israel untuk melacak sinyak ponsel tersebut berasal” Ungkap Valery Slugin.

Seperti telah disebutkan di atas penggunaan ponsel selama di lapangan merupakan pelanggaran SOP, di lapangan semua bentuk alat komunikasi ponsel atau radio yang tidak terenskripsi harus dimatikan selam operasi dan baterai harus bergerak menjauh dari tempat terakhir dimana dia menembakan rudal.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan