Giliran Malaysia Ribut Lagi Sama China Soal Perbatasan Laut

Kawasan Laut China Selatan adalah teritorial paling banyak tumpang tindih soal perbatasan, selain alasan historis juga karena potensi kekayaan Sumber Daya Alamnya. Selain Indonesia, Vietnam, Brunei, Filipina dan Malaysia juga ribut sama China yang asal main serobot aja.

Kali ini giliran pemerintah Malaysia yang dengan tegas siap menghadapi China untuk mempertahankan wilayahnya dari klaim China di Laut China Selatan. Negara Jiran itu mengaku tidak takut dengan China.

Menteri Luar Negeri Safiuddin Abdullah mengatakan Malaysia telah mengajukan klaim tersebut kepada PBB bulan lalu. Kementeriannya menganggap reaksi Beijing adalah hal normal.

“Bagi China untuk menolak adalah sesuatu yang kami harapkan. Ini normal. Saya tidak mengatakan kami baik-baik saja tentang hal itu, tetapi ini adalah klaim kami dan kami akan mempertahankannya,” katanya dalam konferensi pers di Wisma Putra, hari Jumat 3/01/2020

Ketika ditanya tentang tindakan selanjutnya dari kementerian, dia mengatakan; “Itu tergantung, tetapi permainan akhir yang tidak biasa adalah (akan pergi ke pengadilan) arbitrase.”

Saifuddin juga mengatakan Malaysia tidak takut akan pembalasan dari China. “Jika kita takut akan hal itu, kita tidak akan mengajukan klaim kita,” katanya, seperti dikutip dari Bernama, Sabtu (4/1/2020).

Menteri itu mengatakan bahwa Malaysia telah mengajukan klaim itu kepada Sekretaris Jenderal PBB pada tanggal 12 Desember 2019. Klaim Malaysia adalah wilayah bagian yang tersisa dari landas kontinen yang diperluas di area utara Dangerous Ground di Laut China Selatan.

Baca Juga:  Saab Siap Buka Pabrik Gripen di India dan Membantu Membuat Pesawat Sendiri Generasi ke-5

The South China Morning Post melaporkan bulan lalu bahwa China telah memprotes pengajuan klaim Malaysia kepada PBB dan mendesak Komisi PBB tentang Batas Landas Kontinental untuk tidak mempertimbangkan pengajuan Malaysia.

Dalam laporan itu, Beijing juga menuduh Malaysia melanggar kedaulatannya setelah pengajuan klaim tersebut.
Sumber: sindonews.com

1 Komentar

  1. Kalau memang NKRI benar benar merasa benar di wilayah kepulauan Natuna di masuki oleh siapa pun ,teruma baru baru ini di beritakan cina masuk ke wilayah kita di Natuna , tunggu apa lagi tindakannya, mempertahankan kebenaran Tuhan bersama kita .

Tinggalkan Balasan