Harapan Dunia, Prof. Ali Mohammad Zaki Penemu Virus Corona Dari Mesir

Virus Corona pernah mewabah di Arab Saudi, dan itulah awal mula dunia mengenal tentang “Virus Corona”. Yang pertama kali menemukan virus ini adalah Dr. Ali Muhammad Zaki seorang dokter asal Mesir yang bertugas di Rumah Sakit DR. Sulaiman Fakih di Jeddah.

Saat ini dunia sedang menunggu kinerja lagi dari DR. Ali Muhammad Zaki untuk bisa menghentikan varian baru dari Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China. Karena Dr. Ali juga yang diyakini banyak pihak sebagai penemu pertama vaksinnya.

Walaupun ada sedikit perbedaan antara virus Corona di Arab Saudi dan di Wuhan China. Di Arab Saudi, Corona ditularkan dari Unta sedangkan di Wuhan, inang virus pertamanya adalah kelelawar dan ular.

Media Inggris the Guardian melaporkan, DR. Ali Mohamed Zaki pertama kali menemukan virus Corona pada Juni 2012. Dia menemukan virus corona jenis baru itu setelah meneliti dahak dari seorang pasien, pria berusia 60 tahun, yang dirawat di rumah sakit Sulaiman Fakih di Jeddah karena pneumonia yang parah. Setelah serangkaian test laboratorium dia mengidentifikasinya sebagai virus baru yang kemudian disebut “Corona”. Pasien itu sendiri berakhir dengan meninggal dunia.

Setelah berhasil mengidentifikasi virus corona jenis baru itu, Zaki dengan cepat mengirim email ke laboratorium virologi terkemuka di Erasmus Medical Centre (EMC) di Rotterdam, Belanda pada pertengahan 2012.

Baca Juga:  Narco Sub, Kapal Penyelundup Narkoba Di Amerika.

Lalu pada Oktober 2012 Dokter Ali Mohamed Zaki mempublikasikan virus temuannya di salah satu jurnal terkemuka, yaitu The New England Journal of Medicine (NEJM) pada Oktober 2012, bersama dengan beberapa ilmuwan (virologist) dari Belanda lengkap dengan vaksin dan anti virusnya.

Namun kemudian Dr. Zaki dipecat dan dideportasi dari Arab Saudi karena dianggap membocorkan rahasia negara. Kontrak kerjanya di rumah sakit diputus atas tekanan dari Kerajaan Arab Saudi. Ia pun kembali ke tanah kelahirannya di Mesir.

“Mereka tidak suka ini muncul di media massa. Mereka memaksa rumah sakit untuk mengakhiri kontrak saya,” kata Zaki kepada Guardian dari Kairo. “Saya terpaksa meninggalkan pekerjaan saya karena ini, tetapi itu adalah tugas saya. Ini adalah virus yang serius.”

Sekarang dunia berharap agar Dr. Zaki bisa kembali membuat anti virus dan vaksin untuk wabah Corona Wuhan dari China ini.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan