Haul Mustafa Kemal ke-81, Erdogan Ajak Rakyat Teruskan Cita-citanya

Jutaan rakyat Turki tumplek blek di Abitkabir, komplek makam dan museum Mustafa Kemal Attaturk di Ankara, Ibukota Turki, untuk memperingati hari kematianya (haul) ke-81.

Sesuai tradisi, sirine akan dibunyikan tepat pada jam 09.05 pagi di tanggal 10 November di seantero Turki untuk memperingati hari kematian Bapak Pendiri Republik Turki yang meninggal di usia 57 tahun. .

“Sekali lagi kita berkumpul lagi di sini untuk mengenang hari kematian ke 81 sang Jenderal pemimpin perang kemerdekaan, pendiri Republik dan Presiden pertama kita yang mulia Mustafa Kemal Atturk,” ucap Presiden Erdogan dalam sambutanya di hadapan jutaan warganya.

“Kita akan melanjutkan kekuataan untuk meneruskan semangat, pembangunan dan pengembangan republik kita ini sesuai dengan semangat Attaturk,” tambahnya.

Hadir juga dalam acara para pejabat petinggi negara, ketua partai Opisisi CJP Kemal Kılıçdaroğlu, Panglima militer dan utusan negara-negara sahabat.

Attaturk meninggal pada 10 November 1938, pada usia 57, di Istana Dolmabahçe, di mana dia menghabiskan hari-hari terakhirnya. Jam di kamar tempat dia meninggal masih diatur ke waktu kematiannya, jam 9:05 pagi.

Pemakaman Atatürk memunculkan kesedihan sekaligus kebanggaan di Turki, dan 17 negara mengirim perwakilan khusus, sementara sembilan menyumbangkan detasemen bersenjata untuk iring-iringan.

Jenazah Atatürk semula diletakkan di Museum Etnografi Ankara, dan dipindahkan pada 10 November 1953, 15 tahun setelah kematiannya jasadnya masih tersimpan dalam sebuah sarkofagus seberat 42 ton dan baru kemudian dimakamkan ke sebuah makam yang berada di komplek Museum Attaturk di Ankara.

Baca Juga:  Aksi Kamekaze Pilot Jepang Yang Gagal, Malah Bikin Gambar Yang Bagus

Dalam wasiatnya, Atatürk menyumbangkan sebagian hartanya kepada Partai Rakyat Republik, dengan ketentuan bahwa bunga tahunan dari dana itu akan digunakan untuk menjaga saudara perempuannya Makbule dan anak-anak angkatnya, dan mendanai pendidikan tinggi anak-anak İsmet İnönü. Kemudian sisanya untuk pengembangan pendidikan dari Asosiasi Bahasa Turki dan Lembaga Sejarah Turki.

Sumber: http://www.hurriyetdailynews.com/turkey-marks-81st-death-anniversary-of-ataturk-148522

1 Komentar

Tinggalkan Balasan