Helikopter Apache dan Chinook Pesanan India Lolos Terbang Perdana

Helikopter AH-64E Apache dan CH-47F Chinook pertama pesanan Angkatan Udara India dilaporkan telah melakukan uji terbang perdananya di Arizona, AS. AH-64E India terbang perdana pada tanggal 16 Juli dan CH-47F India terbang perdana pada tanggal 23 Juli 2018.

“Penerbangan pertama helikopter Apache dan Chinook India adalah tonggak penting untuk memperkuat kemampuan angkatan bersenjata India,” kata Presiden Boeing India Pratyush Kumar seperti dikutip dalam sebuah pernyataan , 27/07/2018.

“India akan menerima versi paling canggih dari AH-64E Apache dan CH-47F Chinook. Mitra industri India seperti Dynamatics sedang membangun bagian besar dari helikopter Chinook dan perusahaan patungan Tata Boeing di Hyderabad sedang membangun fuselage lengkap dari Apache,” katanya.

Pada tahun 2015, India memesan 22 helikopter serang Apache Guardian dan 15 helikopter angkut Chinook. Transaksi tersebut bernilai sekitar $ 3 miliar.


Pada 2017, Pemerintah India setuju untuk membeli batch tambahan 6 helikopter serang Apache AH-64E dengan nilai total $ 654,6 juta.

Menurut Boeing India, AH-64E Apache adalah helikopter serang multi-peran terkemuka di dunia dan juga diterbangkan oleh Angkatan Darat AS. Helikopter ini menampilkan peningkatan kinerja, operabilitas digital gabungan dengan platform lain, peningkatan kemampuan bertahan hidup, dan bantuan pengambilan keputusan kognitif.

Dengan perangkat elektronik modernnya, Apache dianggap sebagai salah satu helikopter tempur paling canggih. Helikopter Apache terlibat dalam misi selama Perang Teluk 1991 antara AS dan Irak dan kemudian di Afghanistan. India akan menjadi negara ke-14 yang mengoperasikan helikopter serang ini, yang diharapkan akan diserahkan pada 2019.

Baca Juga:  Lapisan Siluman F-35 Bisa Rontok Jika Terlalu Lama Di Kecepatan Supersonik

CH-47F adalah helikopter multi-misi canggih yang digunakan oleh Angkatan Darat AS dan militer internasional. Helikopter ini dilengkapi sistem manajemen kokpit digital yang terintegrasi penuh, Common Aviation Architecture Cockpit dan kemampuan penanganan kargo canggih yang melengkapi kinerja misi dan karakteristik handling pesawat helikopter tersebut.

Video :
www.youtube.com/watch?v=JCoi5eMPup8

Sumber : defence-blog.com, theweek.in, TSM Angga Saja

1 Komentar

Tinggalkan Balasan ke Alone Batalkan balasan