Helikopter King Stallion CH-53K Mulai Bertugas di Korps Marinir AS

1 Unit Helikopter angkut kelas berat CH-53K King Stallion telah diterima Korps Marinir Amerika Serikat di Stasiun Udara New River, North Carolina pada Rabu, 16 Mei.

Helikopter ini dijadwalkan akan langsung digunakan untuk misi latihan maupun operasi hingga akhir 2019. 

1 unit pertama ini akan menjadi unit untuk dites menjalani berbagai pengujian lebih lanjut oleh Korps Marinir serta penilaian terkait pemeliharaan, suku cadang, dan dukungan penerbangan secara keseluruhan.
Secara kasat mata dari luar, tak banyak perbedaan terlihat pada CH-53K King Stallion dengan.


Helikopter ini dikembangkan dari heli angkut CH-53E Super Stallion. Secara fisik sangat mirip.  Perbedaan utama terletak pada kokpit digital CH-53K, kabin yang lebih luas guna menampung muatan, serta penggunaan mesin baru General Electric GE38-1B turboshaft.

Pada sistem kendali terbang, CH-53K juga telah dilengkapi sistem fly-by-wire. Keseluruhan perangkat sistem baru ini dapat menurunkan beban kerja pilot.

Performa King Stallion diklaim mengalama kenaikan dua kali lipat dibanding pendahulunya. Marinir AS telah memesan 200 CH-53K guna menggantikan peran 150-an heli lama CH-53E.

King Stallion diawaki oleh lima awak, terdiri dari dua pilot dan tiga awak pendukung. Heli dapat membawa 37 personel pasukan atau 55 personel dengan konfigurasi kursi tengah memanjang terpasang.


CH-53K memiliki bobot terbang maksimal (MTOW) 38.400 kg dengan kapasitas beban muatan 15.900 kg. Heli ini dapat terbang dengan kecepatan maksimum 230 mil per jam (370 km/jam) dan menjelajah jarak sejauh 460 mil laut (852 km).

Baca Juga:  Boeing Pamerkan Pesawat Tanker Ikan Pari MQ-25

April lalu CH-53K tampil di hadapan publik pada penyelenggaraan pameran udara ILA Berlin. Dijadwalkan, awal tahun depan satu unit CH-53K akan dikirimkan menyusul kepada USMC. Sumber: Angkasa Review

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan