Helikopter Leonardo SW-4 Sukses Terbang Perdana Tanpa Pilot

Leonardo hari Selasa (27/02) mengumumkan bahwa optionally piloted helicopter (OPH)SW-4 Solo berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya tanpa safety pilot di Bandara Taranto-Grottaglie (Italia Selatan).

Pesawat terbang selama 45 menit dan semua sistem bekerja sesuai dengan yang diinginkan dengan menunjukkan
kemampuan pengendalian dan handling yang baik. Pengujian tersebut meliputi, antara lain, penyalaan dan mematikan mesin dari jarak jauh dengan ground run, take-off dan pendaratan otomatis, hovering OGE (Out of Ground Effect) dan forward flight, navigasi waypoint otomatis ke dan dari area operasi dan simulasi misi pengintaian. Pesawat mencapai ketinggian 1500 kaki dan mencapai kecepatan 60 knot selama penerbangan.

RUAS/OPH (Rotary Unmanned Air System/Optionally Piloted Helicopter) Solo , dikembangkan dari helikopter SW-4 yang diproduksi oleh Leonardo di Polandia dan dilengkapi dengan sistem dan sensor canggih yang juga dibuat oleh perusahaan di Italia dan Inggris, dirancang untuk beroperasi dengan atau tanpa pilot dalam pesawat.


Kampanye uji coba diadakan di Grottaglie dengan pilot didalam pesawat sejak Desember 2016, dikombinasikan dengan berbagai uji coba di Polandia, untuk memverifikasi karakteristik operasional pesawat terbang dan memvalidasi prosedur penerbangan, baik dalam kondisi normal maupun keadaan darurat.


Leonardo memasarkan SW-4 Solo untuk penggunaan sipil, militer dan maritim. Saat diujicobakan, helikopter ini bisa digunakan untuk transportasi personil dan re-supply kargo serta kegiatan pengawasan dan kegiatan tempur.

Baca Juga:  Ini Kecanggihan Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 TNI AU

Aplikasi maritimnya meliputi intelijen, pengawasan dan pengintaian, penargetan sasaran, dukungan senjata anti-kapal selam dan anti-permukaan, dan penanggulangan ranjau laut. (airrecognition.com, thedefensepost.com, TSM Angga Saja)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan