Hindari Polemik, UEA Beli Meriam Howitzer China Untuk Pasukan di Yaman

Uni Emirat Arab adalah satu negara penyokong Arab Saudi dalam perang di Yaman. Kedua negara selama ini disorot oleh negara Barat atas penggunaan senjata yang diduga melanggar HAM selama perang Yaman.

Untuk menghindari hal tersebut, Arab Saudi sudah mulai membeli senjata organik dari Rusia. Dan sekarang UEA juga menyusul.

Negeri Dubai itu melakukan deal pembelian meriam howitzer AH4 buatan Norinco, China di hari terakhir pameran pertahanan IDEX 2019 Abu Dhabi. Senilai 8,2 juta dollar AS.

Dilansir dari website Jane’s, UEA bahkan telah menerima pengiriman kelompok pertama howitzer AH4 kaliber 155 mm/39 sebanyak enam unit. Senjata untuk perang di perbukitan ini akan digunakan untuk mempertebal kekuatan senjata pasukan di Yaman.



Sebelumnya, UEA telah menempatkan sejumlah howitzer Denel G5 kaliber 155 mm/45 buatan Afrika Selatan di Yaman. Namun dirasa, senjata ini terlalu berat untuk digunakan pada sejumlah misi.

Baca Juga:  Singapura Akan Pensiunkan F-16, Calon Penggantinya F-35

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan