India Buka Pabrik Senapan Kalashnikov Lisensi Dari Rusia

Pemerintah India membuka fasilitas manufaktur baru untuk produksi senapan serbu Kalashnikov AK-203 di Korwa, Uttar Pradesh.

Perdana Menteri India Narendra Modi hadir pada upacara peletakan batu pertama pada hari Minggu lalu (03/03) untuk fasilitas produksi baru tersebut yang akan menghasilkan senjata untuk menggantikan senapan INSAS yang kini digunakan.

Pabrik baru tersebut, Indo-Russian Rifles Private Limited, adalah usaha patungan antara Ordnance Factory Board (OFB) India dan Rosoboronexport Rusia dan Grup Kalashnikov yang merupakan anak perusahaan Rostec. Semua operasi perusahan patungan baru itu disesuaikan dengan hukum dan peraturan India. OFB akan memiliki 50,5% saham, Kalashnikov 42% saham dan Rosoboronexport akan memiliki 7,5% saham kepemilikan perusahaan patungan tersebut.

Senapan Kalashnikov seri 200 diperkenalkan ke pasar internasional awal tahun ini. Menurut Rostec, India adalah negara pertama yang meluncurkan produksi senapan Kalashnikov seri 200.


Pada minggu ketiga Februari, New Delhi dan Moskow menandatangani perjanjian antar pemerintah (inter-governmental agreement – IGA) untuk membuat AK-203 di India. Sebuah kontrak masih akan ditandatangani, tetapi produksi pertama dengan jumlah sekitar 750.000 senapan AK-203 diperkirakan akan diluncurkan dari jalur produksi pada tahun 2019.


Harga AK-203, yang akan mencakup biaya transfer teknologi dan mendirikan fasilitas manufaktur di Ordnance Factory Korwa, akan diketahui hanya setelah kontrak dinegosiasikan.

Posting oleh : Angga Saja
Sumber : shephardmedia.com, business-standard.com

Baca Juga:  Amerika Bersiap Evakuasi Warganya dari Korea Selatan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan