India Ganti Senapan Sniper Rusia dengan Senapan Buatan Amerika dan Italia

Angkatan Darat India telah membeli 5.719 pucuk senapan sniper Beretta .338 Lapua Magnum Scorpio TGT dan Barrett .50 M95 untuk menggantikan senapan sniper Dragunov buatan Rusia yang digunakan oleh pasukan yang ditempatkan di LOC (Line of Control) dengan Pakistan.

Senapan sniper yang baru dibeli tersebut memiliki jangkauan 1.500 hingga 1.800 meter dan akan dikirimkan pada bulan ini.

“Angkatan Darat India mendapatkan senapan sniper dari vendor yang berbeda termasuk Messer Beretta. 338 Lapua Magmum Scorpio TGT dari Italia dan .50 cal Sniper Rifle M95 MS Berrett dari Amerika Serikat. Senapan-senapan itu dibeli dalam kategori “Buy Global”. Amunisi untuk senapan-senapan ini pada awalnya akan dibeli dari luar negeri, selanjutnya akan diproduksi di India,” menurut Financial Express mengutip narasumber yang mengatakan pada hari Jumat (11/01).

M95 Berret Buatan AS

Senapan semi-otomatis Dragunov menggunakan peluru 7,62 × 54-MMR dan memiliki jangkauan 800 meter. Senapan tersebut tidak memiliki rel Picatinny dan karenanya tidak kompatibel dengan beberapa aksesori modern seperti sistem magnification dan sistem penglihatan lainnya. Senapan itu juga tidak dilengkapi dengan bipod.


Angkatan Darat India juga telah melakukan pembelian darurat sejumlah kecil senapan sniper canggih jarak jauh dengan dana darurat Komando Angkatan Darat Utara India. “Senapan-senapan itu akan segera tiba,” kata seorang pejabat.

Pada bulan Desember 2018, Kementerian Pertahanan India telah meminta tanggapan produsen global terhadap permintaan proposal (RFP) untuk 5.719 senapan sniper 8,6 mm dan 12,7 mm dan 10,2 juta amunisi untuk Angkatan Darat India dan Angkatan Udara India dalam kesepakatan senilai $ 150 juta . Akan ada pembuatan berlisensi sejumlah lima juta butir amunisi .388 Lapua Magnum di bawah kesepakatan Transfer Teknologi Ordnance Factory Board pemerintah India dan produsen sektor swasta.

Baca Juga:  Turki Siap Kirim Pasukan Lebih Banyak ke Pangkalan Militernya di Qatar

Saat ini, unit Pasukan Khusus-Para India dilengkapi dengan senapan sniper Galil kaliber 5,56 × 45mm NATO buatan Israel. Unit tersebut juga mendapatkan senapan sniper jarak jauh Finlandia Sako, tambah laporan itu.


Sumber : defenseworld.net/TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan