India Siap Luncurkan Kapal Selam Kelas Scorpene Yang Kedua

India dikabarkan sedang menyiapkan peluncuran kapal selam kelas Scorpene yang kedua. Sebagaimana diketahui, data teknis kapal selam nuklir ini sempat bocor dan memicu perselisihan antara India dan Perancis yang menjadi konsultan.

Kapal selam kelas Scorpene yang kedua ini dinamai Khanderi, tanpa modifikasi apapun dari versi sebelumnya. Kapal selam ini adalah  bagian dari Proyek 75 Angkatan Laut India, sebanyak enam kapal selam sedang dibangun. Khanderi akan diluncurkan pada 12 Januari di galangan kapal Mazagon Dock Shipbuilders Limited (MDL), Mumbai.

Peluncuran ini menjadi perbincangan hangat di kalangan jurnalis militer di India. Terutama soal kebocoran data dari kapal selam penting yang akan melengkapi kemampuan triad nuklir India. Banyak pihak yang menduga bahwa peluncuran kapal selam yang kedua akan ditunda dan akan ada perubahan spesifkasi teknis. Terkait masalah itu, Kepala Angkatan Laut India, Laksamana Sunil Lanba menyatakan bahwa India dan Perancis akan membentuk komite bersama untuk mempertimbangkan perubahan jika ada konfigurasi yang dibobol dalam kebocoran data kapal selam setebal 22.400 halaman, sebagaimana tertulis di surat kabar Australia akhir Agustus 2016.


“Enam kapal selam sedang dibangun dalam kerja sama dengan DCNS Perancis. Kapal selam pertama (Kalvari) sedang menyelesaikan uji cobanya di laut dan akan ditugaskan segera ke dalam Angkatan Laut,” kata Lanba, seperti dikutip Sputnik.

Kapal selam merupakan bagian dari kontrak transfer teknologi dengan nilai 3,46 milyar dolar AS yang ditandatangani pada 2005 silam. Proyek ini sampai saat ini telah tertunda selama empat tahun karena masalah transfer teknologi.

Namun pemerintah india tidak senang dengan konten pribumisasi. “Ini tidak sampai dengan yang diharapkan. Pribumisasi pada kelas Scorpene hanya sekitar 30-40 persen, sangat kecil,” ungkap Menteri Pertahanan India, Manohar Parrikar pada akhir November tahun lalu dalam pidato publiknya.

“Antara sekarang dan Desember 2017, kapal selam kedua akan menjalani uji coba yang ketat dan berbagai tes di pelabuhan dan laut, saat di permukaan dan saat menyelam. Setelah itu dia akan di tugaskan di Angkatan Laut India sebagai INS Khanderi. Empat kapal selam lainnya akan menyusul pada interval sembilan bulan,” terang pihak pembuat kapal, MDL, dalam rilis yang mereka dikeluarkan. 

sumber: sputniknews/angkasa

Advertisements

2 Komentar

Tinggalkan Balasan