India Tes Perdana Rudal Jelajah Hipersonik HSDTV

Organisasi Penelitian Pengembangan Pertahanan (DRDO) India telah melakukan tes pertama dari Hypersonic Technology Demonstrator Vehicle/Kendaraan Demonstrator Teknologi Hypersonic (HSTDV) yang akan membuka jalan bagi pengembangan rudal jelajah hipersonik yang akan memiliki kecepatan lebih dari Mach 6.5 Kabar tersebut dilansir oleh Sputnik (12/6/2019)

Menurut DRDO selain untuk keperluan militer HSTDV juga akan diaplikasikan untuk keperluan sipil, termasuk peluncuran satelit berbiaya rendah dan rudal jelajah jarak jauh. Uji HSTDV ini dilakukan dalam waktu tiga bulan setelah uji coba rudal anti-satelit ‘Mission Shakti ‘dari fasilitas uji pertahanan di negara bagian Odisha di pesisir India.

Sebuah sumber pertahanan mengatakan Hypersonic Technology Demonstrator Vehicle, sebuah pesawat demonstrasi scramjet tak berawak, diujicobakan dari landasan peluncuran no-4 dari fasilitas jangkauan uji terintegrasi di Pulau Abdul Kalam di lepas pantai Odisha pada 11,22 jam waktu setempat pada hari Rabu.


HSTDV dipasang pada rudal Agni dan diluncurkan di hadapan Menteri Pertahanan India Rajnath Singh. “Data yang dihasilkan selama misi sedang dianalisis,” tambah sumber itu.


Pada tanggal 27 Maret, Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan uji coba rudal anti-satelit pertama (ASAT) yang berhasil melibatkan satelit target yang mengorbit di atas India dalam Low Earth Orbit (LEO) dalam mode ‘Hit to Kill ‘. Peluncuran rudal anti satelit ini menunjukkan “kemampuan untuk mempertahankan asetnya di luar Angkasa”

Baca Juga:  Kapal Perang Turki akan Dilengkapi dengan Rudal Anti-Kapal Buatan Dalam Negeri dalam Setahun Kedepan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan