Indonesia Ingin Ekspansi Pasar Pesawat Yang Lebih Besar Di Arab Saudi

Indonesia dan Arab Saudi sedang dalam pembicaraan program kolaboratif tentang ekspor kedirgantaraan militer dari Indonesia dan industri terkaitnya.

Dilansir dari IHS Jane (29/11), seorang pejabat dari PT Dirgantara Indonesia mengatakan bahwa proyek kolaboratif sedang dibahas menjadi government-level agreement, tapi rincian dari perjanjian tersebut belum selesai.

Perjanjian ini diharapkan bisa membuka peluang lebih besar dalam penjualan pesawat produk PT DI ke Arab Saudi, selama ini PT DI sudah menjadi mitra dalam memberikan jasa pemeliharaan, perbaikan dan overhaul (MRO) untuk pesawat militer Arab Saudi. Indonesia juga siap berkolaborasi dalam pembuatan pesawat bareng Arab Saudi.


“Diskusi ini adalah titik awal untuk kerjasama. Rincianya belum final tapi melalui perjanjian government-to-government kita bisa memberikan bantuan kepada industri Arab Saudi di termasuk dalam hal produksi dan pemeliharaan. Tapi ini hanya akan berlaku untuk produk PT DI sendiri.”

Platform utama PT DI yang dioperasikan Arab Saudi adalah pesawat angkut menengah CN235, dimana perusahaan Indonesia memproduksinya dibawah lisensi Airbus Eropa. Royal Saudi Air Force telah mengoperasikan empat unit pesawat CN235 sejak akhir 1980-an.

Indonesia juga sedang menawarkan pada Saudi pesawat angkut ringan Airbus NC212 yang diprodukai PT.DI dengan lisensi dari Airbus Eropa dan pesawat angkut serbaguna N-219 yang saat ini sedang dikembangkan.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan