Indonesia Ingin Gandeng Ceko Kembangkan Industri Pertahanan

Indonesia bidik kerja sama sektor industri pertahanan dengan Republik Ceko. Ceko sendiri sudah punya nama mentereng di bidang industri pertahanan di dunia.TNI sendiri menggunakan MLRS RM-70 Vampir buatan Ceko yang disiagakan oleh Marinir TNI AL.

“Mereka kuat di industri permesinan dan pertahanan. Mereka akan ikut pameran Indo Defence Expo & Forum. Nanti kita lihat mana yang bisa dikerjasamakan,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai menerima Duta Besar Indonesia untuk Ceko Aulia Rahman di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Menurut Airlangga, Menteri Pertahanan dan Menteri Perindustrian Ceko akan datang ke Indonesia pada awal November 2016 untuk pembahasan lebih mendalam.


RM-70 Vampir yang digunakan oleh Marinir TNI AL

“Mereka akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menhan Indonesia, juga ada Menteri Perindustriannya,” ujar Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan, Kemenperin akan kaji sektor-sektor industri pertahanan yang memungkinkan untuk dilakukan kerja sama dengan negara tersebut.


“Alat pertahanan kan banyak, ada AK (senapan serbu) yang dulu sebagian dari sana. Tapi nanti kita lihat mana yang bisa dikerjasamakan dengan PT Pindad,” tambah Airlangga. (jurnas)

Baca Juga:  Serka Darwis, Babinsa Yang Berhasil Mengubah Wajah Desa

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan