Indonesia Siapkan Dana USD143 Juta untuk Dua Kapal Survei Hidrografi

Kementerian Keuangan Indonesia telah menyetujui tambahan dana sebesar Rp.2,04 triliun (USD143 juta) untuk anggaran pertahanan negara tahun 2019, dengan pandangan untuk mempercepat proses pengadaan dua kapal survei hidrografi baru yang dapat dengan cepat diubah menjadi kapal perang (vessels of opportunity/VOO) untuk operasi penyelamatan kapal selam.

Dana tersebut akan ditambahkan ke anggaran pertahanan 2019 yang sebelumnya disetujui di negara itu sebesar Rp.108 triliun, menurut dokumen resmi yang dilihat oleh Janes pada 17 Juli.


Indonesia sampai saat ini punya dua kapal jenis ini, yaitu
KRI Spica-934 dan KRI Rigel-933. Kedua Kapal ini memiliki kecepatan maksimum 14 knots, panjang 60 meter dan bobot kosong 500 ton, mampu menghadapi gelombang laut sampai level sea state six. Kapal tersebut mampu menampung 30 awak dan 16 personel tambahan, dan mampu berlayar terus-menerus selama 20 hari.


Fungsi asasinya sebagai kapal riset dan survei hidrografi (Oceanographic Offshore Support Vessel/OSV), namun juga dapat menjalankan peran sebagai kapal patroli. Sebab, kapal dibekali kanon PSU Rheinmetall kaliber 20 mm pada haluan, serta dua pucuk SMB (senapan mesin berat) M2HB kaliber 12,7 mm di geladak buritan.

Baca Juga:  Antisipasi Tawuran dan Balap Liar, Danramil Cipayung Gelar Patroli Bersama

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan