Infantry Square, Formasi Kotak Mematikan

Formasi pasukan menjadi penentu kemenangan dalam peperangan sampai awal abad 20. Salah satu yang banyak digunakan adalah formasi Infantry Square.

Infantry square adalah formasi pasukan infantri berbentuk kotak yang berguna untuk menahan serbuan kavaleri berkuda. Formasi ini dibentuk oleh satuan infantri pada tingkat batalyon, antara 500 sampai 1000 orang.

Dengan formasi kotak, kavaleri musuh akan lebih susah untuk menembus barisan infantri yang dilindungi bayonet panjang. Jarak ideal menembak adalah 30 meter untuk memaksimalkan firepower massal dari setiap sisi dari formasi kotak. Sejumlah kuda dan penunggang yang terjatuh akibat terkena tembakan dapat menghalangi kuda dibelakangnya.

Jika tembakan dilakukan terlalu dekat, kuda yang tertembak saat berlari dalam kecepatan tinggi masih dapat terlempar ke barisan infantri, membuat lubang yang akan dapat digunakan kavaleri musuh untuk menerjang masuk dan membongkar formasi kotak dari dalam.

Di pertempuran Waterloo, batalyon infantri Inggris dengan kekuatan 500 orang dapat membentuk formasi kotak dengan 4 baris disetiap sisinya, dengan panjang masing-masing sisi sekitar 20 meter. Formasi-formasi kotak tersebut dapat menahan serbuan massal kavaleri Prancis yang dipimpin Marshall Ney.

Kelemahanya, formasi kotak ini rentan terhadap tembakan artileri serta infantri musuh yang menggunakan formasi standard (line). Salah satu catatan kegagalanya adalah saat Pasukan Spanyol mengalami kekalahan saat menghadapi pasukan Prancis, masih dalam rangkaian Napoleonic War, tahun 1808 saat pertempuran Medina de Rioseco.

Penulis: Yudi Yuviama via Formil Kaskus.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan