Inggris Berencana Tawarkan Kapal Induk Helikopter HMS Ocean (L12) ke Indonesia

The Diplomat.com, media online edisi 14 April 2017, menulis bahwa Angkatan Laut Kerajaan Inggris berencana menjual kapal serbu amfibi dan kapal induk helikopter HMS Ocean (L12), seharga 75 juta dolar Amerika atau sekitar 998 miliar rupiah. Rencana ini untuk mengantisipasi kehadiran dua kapal induk terbaru AL Inggris, HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales.

Negara pertama yang akan ditawari adalah Brasil, namun The Diplomat mengingatkan Brasil bisa jadi enggak akan berminat. Media ini mengingatkan gagalnya Rusia membeli dua kapal amfibi Mistral dari Prancis yang akhirnya dibeli Mesir.

The Diplomat lalu memberikan opininya, jika Brasil tidak tertarik membeli, beberapa negara Asia Pasifik bisa jadi alternatif. Salah satunya adalah Indonesia.

Media ini menyebutkan bahwa Indonesia memiliki wilayah laut yang luas dan untuk menjaga kemampuan HA/DR (High Availability/Disaster Recovery), memerlukan kapal amfibi yang besar seperti HMS Ocean (L12). Sepertinya mereka lupa kalau Indonesia sudah punya kemampuan membuat kapal dengan kelas sedikit dibawahnya, yaitu kapal LPD kelas Makasar.

HMS Ocean (L12) dirancang sebagai kapal pendaratan helikopter atai Kapal Induk Helikopter / Landing Platform Helicopter (LPH). Dek kapal yang luas (170 x 33 m)cukup untuk pendaratan enam helikopter. Hanggar kapal dapat menampung 12 helikopter angkut medium EH.101 Merlin, CH-47 Chinook, dan Westland Commando) dan 6 helikopter serang (Lynx AH.7, WAH-64D Apache).

Baca Juga:  Arab Saudi Luncurkan Pesawat Tempur Hawk Advance Buatan Dalam Negeri

HMS Ocean (L12) dapat membawa 480 hingga 800 pasukan. Kapal ini juga dapat membawa 40 kendaraan taktis ringan, empat Landing Craft Vehicle Personnel (LCVP) Mk.5 atau dua hovercraft Griffon untuk mendaratkan pasukan secara cepat. HMS Ocean (L12) tidak dirancang untuk membawa tank kelas berat atau main battle tank (MBT).

HMS Ocean (L12) mulai masuk pelayanan Angkatan Laut Inggris, pada 1998. Kapal berbobot 21.000 ton ini mampu melaju hingga kecepatan 18 knot. Kapal ini dapat berlayar hingga 12.800 km pada kecepatan 10 knot.HMS Ocean (L12) dipersenjatai dengan empat meriam kembar Oerlikon 30 mm dan tiga Phalanx 20 mm sebagai CIWS atau pertahanan jarak pendek. 

Jika gagal dijual, kapal ini akan berpotensi jadi besi tua seperti pendahulunya HMS Illustrious. Yang dibeli sebuah perusahaan daur ulang asal Turki.

Sumber: diplomat, TSM

8 Komentar

  1. Ya ampun bentar lagi jadi besi baru di tawarin. Dasar negara ZIONIST. Gila banget pemerintah indo kalau berminat apalagi nekat beli kapal rongsokan ini. Paling jadi ajang korupsi aja kalau nekat dibeli.

      • A-Ziyadi
        Mau di bundling Ama paket apapun tetap aja rugi. Indonesia bukan negara yang sedang konflik dengan negara lain. Terlebih teknologi yang di emban sudah pasti jauh tertinggal. Sementara british menjual barang rongsokan itu untuj menyambut dua kapal induk nya yang baru. Sudah tentu sangat menjadi beban jika Inggris terus memelihara kapal yang sudah lebih dari 3 dekade itu.

  2. Harap baca baik2, kawan. Tawaran ke Indonesia adalah analisa dan usul dari media, belum ada statement apapun dari militer Inggris. Tapi benar juga, kita tidak butuh kapal induk. KRI kelas Banjarmasin cukup untuk kebutuhan nusantara. Asal jumlahnya cukup.

  3. sptnya blm perlu RI kapal induk spt itu….tp klo perlu tehnologi pembuatan kapal induk perlu jg tp ya sesuai dgn keperluan negara RI….klo perlu bikin mother ship multi fungsi bisa utk heli khususnya, tank amphibi, hospital utk emergency bencana….

Tinggalkan Balasan