Inggris Resmikan Kapal Induk Kedua, Bisa Tampung 40 Pesawat F-35

Armada Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) meresmikan Kapal induk kelas Queen Elizabeth, HMS Prince of Wales (R09) pada 10/12/2019.

Sang Ratu Inggris tidak hadir dalam peresmian, diwakili oleh Putra Mahkota Pangeran Charles bersama Istrinya. Diantara mereka yang hadir adalah First Sea Lord, Admiral Tony Radakin, duta besar dari Prancis dan AS, dan Komandan Armada Keenam AS, Vice Admiral Lisa Franchetti.

Upacara berlangsung di HM Naval Base Portsmouth pagi kemarin, dihadapan sekitar 2.000 undangan dari kalangan industri, sekutu, rekan-rekan dan keluarga.

Komandan kapal, Captain Darren Houston, membacakan surat perintah commissioning kepada para awak dan para tamu yang berkumpul di hanggar kapal, yang akan menampung hingga 40 jet F-35 dan berbagai helikopter.

Nama yang disematkan pada kapal induk kedua ini, HMS Prince of Wales, pernah dipakai oleh Kapal Induk Inggris yang ditenggelamkan Jepang pada Perang Dunia II di Laut China Selatan. Hari tenggelamnya juga sama persis dengan hari diresmikan kapal ini.

Para mantan awak kapal yang selamat juga hadir diundang bergabung dengan kru untuk mengikuti upacara. Total undangan yang hadir ada 1.000 orang.

HMS Prince of Wales, berukuran sedikit lebih besar dan lebih berat daripada saudaranya. Kapal tersebut memiliki displacement 65.000 ton, panjang 284 meter dan beam 73 meter. Pembangunan kapal dimulai pada tahun 2011 di Rosyth Dockyard dan dilakukan peluncuran pada 21 Desember 2017. Kapal diserahkan kepada Angkatan Laut Inggris pada tahun 2019, dan akan sepenuhnya siap untuk tugas garis depan di seluruh dunia mulai tahun
2023.

Baca Juga:  TNI 7 Staff KLHK Dari Penyanderaan Pembakar Lahan Di Riau

Kapal induk ini ditenagai oleh empat mesin diesel dan dua turbin gas, yang dijalankan oleh departemen teknik kelautan sejumlah 170 orang. Mereka adalah bagian dari awak kapal inti yang terdiri dari sekitar 700 yang dapat bertambah menjadi lebih dari dua kali lipat dengan penambahan personel dari Skuadron Udara Angkatan Laut dan personel Marinir Kerajaan Inggris.

Tidak seperti kebanyakan kapal induk besar, Prince of Wales tidak dilengkapi dengan ketapel untuk take off pesawat dan arreestor wire untuk landing pesawat, karena Kapal ini dirancang untuk pesawat yang bisa take off dan landing secara vertikal. Didesain untuk pesawat F-35.

Desain kapal menekankan pada faktor fleksibilitas, dengan akomodasi untuk 250 pasukan Marinir dan kemampuan untuk mendukung mereka dengan helikopter serang dan pengangkutan pasukan dengan helikopter seukuran Chinook.

Lebih dari 10.000 orang di seluruh Inggris telah berkontribusi dalam pembangunan kapal tersebut sebagai bagian dari Aircraft Carrier Alliance, memanfaatkan pengalaman yang mereka peroleh dalam membangun dan mengoperasikan HMS Queen Elizabeth.

HMS Queen Elizabeth baru-baru ini kembali dari penugasan keduanya ke pantai timur Amerika Utara melakukan uji coba penerbangan dengan jet F-35 Inggris dan mengembangkan kemampuan perangnya. Kedua kapal induk bersama-sama di Portsmouth untuk melakukan pemeliharaan rutin dan cuti Natal bagi awak kapal sebelum melanjutkan program mereka untuk mencapai kemampuan operasional.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan