Inggris Tawarkan Kerjasama Pembangunan Kapal Fregate dan Sistem Pertahanan Pantai

Menteri Muda untuk Pengadaan
Pertahanan Inggris Guto Bebb melakukan
pertemuan dengan Menteri Pertahanan
Ryamizard Ryacudu. Berbagai isu kerja sama pertahanan dibahas dalam pertemuan Kamis 12 April 2018 itu.

Kunjungan ini menurut Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, ditujukan untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus mengidentifikasi area kerja sama yang bisa dilakukan kolaborasi kedua negara.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke
Indonesia, negara yang Inggris anggap sebagai pasar industri pertahanan dan keamanan yang sangat penting. Kami siap memberikan solusi inovatif bagi angkatan bersenjata Indonesia dalam skema kerja sama dan kemitraan industrial,” ujar Menteri Bebb, dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Kamis 12 April 2018.

“Saya amat menantikan melakukan pembicaraan untuk mengembakan kerja sama pertahanan kedua negara,” imbuhnya.

Dikutip dari situs Kemhan.go.id, Menhan Ryamizard Ryacudu menyambut baik dukungan Inggris atas rencana Indonesia untuk membangun sistem pertahanan pantai.

Inggris juga menawarkan untuk
mengembangkan kemitraan dalam hal kerja sama pembangunan kapal perang jenis fregat.


“Namun perlunya melakukan penjajakan awal sebelum melangkah ke hal selanjutnya,” pungkas Menhan Ryamizard.

Saat ini, kerja sama bidang pertahanan yang sudah berjalan diantaranya MoU Angkatan Laut kedua negara. Tetapi Pemerintah Inggris berharap dapat merealisasikan peningkatan kerja sama dengan TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara untuk membangun sistem
pertahanan yang kuat melalui skema latihan bersama, dalam menghadapi berbagai ancaman terutama serangan teroris.

Baca Juga:  Polemik Video Polisi Berlatih RPG, Wiranto Minta Jangan Dipercaya

Dalam pertemuan Menteri Bebb sempat
bertanya pendapat Menhan Ryamizard
mengenai penggunaan senjata kimia. “Hal (penggunaan senjata kimia) ini sangat tidak setuju, mengingat efek yang ditimbulkan sangat berbahaya dan dapat berdampak terhadap lingkungan serta manusia. Penting bagi negara- negara di dunia untuk menjaga perdamaian dan hubungan kondusif,” tegasnya.

Kedua menteri sepakat untuk saling bertukar pengetahuan terutama dalam hal pengembangan alutsista dan dalam kesempatan tersebut, Menhan juga menerima undangan pihak Inggris, untuk menghadiri Pameran Dirgantara Farnborough pada Juli 2018.


Pameran ini akan diikuti oleh 400 peserta pameran sekaligus menyatakan akan hadir dengan membawa sejumlah Direksi Industri Pertahanan Indonesia.

Selama dua hari kunjungannya di Indonesia, Menteri Bebb juga akan melakukan kunjungan kehormatan ke Menteri BUMN Rini Soemarno, Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kasad Mulyono.
(metrotv/rilis.id)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan