Ingin Jadi Negara Adidaya, India Geser Jet Tempur Su-30MKI Dengan Rudal Brahmos ke Samudera Hindia

India yang berambisi jadi negara adidaya mulai menunjukkan gelagat jadi “Polisi” di kawasan belahan selatan bumi dengan menarget kawasan Samudera Hindia.

Mulai awal tahun 2020 ini, Militer India mulai menggeser pesawat Sukhoi Su-30 MKI ke wilayah selatan negara tersebut. Pesawat tempur itu dimodifikasi khusus untuk membawa rudal jelajah supersonik BrahMos.

Kepala Staf Pertahanan Jenderal Bipin Rawat dan Kepala Angkatan Udara Marsekal Udara RKS Bhadauria meresmikan skuadron jet tempur Sukhoi Su-30 MKI di India Selatan pada hari Senin. Skuadron yang dinamai 222 tersebut berbasis di Pangkalan Angkatan Udara di Thanjavur Tamil Nadu.

Jet-jet tempur modikasi ini akan memberi India platform senjata mematikan baru yang akan memenuhi peran udara dan maritim serta menjaga wilayah Samudra Hindia (IOR).

Dengan rudal BrahMos, yang memiliki jangkauan sekitar 300 kilometer, skuadron Su-30 MKI akan dapat menyerang sasaran yang jauh di dalam IOR. Pada tahap awal, skuadron tersebut akan memiliki antara lima dan enam jet sebelum ditingkatkan secara lengkap menjadi 18 jet tempur.

“Keputusan untuk menyebarkan Su-30 MKI di Thanjavur diambil karena lokasinya yang strategis. Su-30 MKI yang dilantik di sini dilengkapi dengan senjata khusus (rudal jelajah supersonik BrahMos),” kata Kepala Angkatan Udara Marsekal Udara RKS Bhadauria seperti dikutip dari kantor berita Asian News International (ANI), Selasa (21/1/2020).

Baca Juga:  Amerika Stop Terima Helikopter Apache Karena Masalah Teknis, Indonesia Bagaimana?

Bhadauria mengatakan integrasi BrahMos dengan Su-30MKI adalah proses yang “sepenuhnya lokal” yang dilakukan oleh BrahMos Aerospace, HAL (Hindustan Aeronautics Limited) dan Angkatan Udara India.

“Skuadron triple dua (222) telah dibangkitkan dengan pesawat Su-30 MKI. Ia dipersenjatai dengan rudal BrahMos. Berdasarkan fakta bahwa ia terletak di Thanjavur, yang letaknya sangat strategis di semenanjung selatan. Di mana ia dapat mendominasi lautan, memberikan dukungan yang sangat dekat dan terintegrasi kepada Angkatan Laut India,” ujar Jenderal Rawat kepada kantor berita ANI.

Pekan lalu, Marsekal Udara Amit Tiwari, Panglima Komando Udara Selatan, mengatakan Wilayah Samudera Hindia memiliki peran penting dalam perdamaian regional, keamanan, dan kemakmuran.

“Pangkalan Angkatan Udara Thiruvananthapuram akan memainkan peran penting…rencana ekspansi ada di landasan dan lahan tambahan sedang dibebaskan, di sebelah pangkalan saat ini. Kami berharap dapat menyelesaikan ekspansi dalam waktu sekitar empat tahun,” kata Tiwari. (Muhaimin)

Posting oleh: Herru Sustiana
Sumber teks: sindonews.com

1 Komentar

  1. kalau melihat dari SDM dan teknologi militernya sih sangat mungkin India bisa jadi negara adidaya.tapi perlu kekuatan finansial yang sangat tinggi untuk bisa menjadi negara adidaya spt amerika dan cina

Tinggalkan Balasan