Iran Siagakan Rudal S-300 di Dekat Reaktor Nuklir Fordow

Iran menyiagakan sistem rudal anti udara S-300PMU buatan Rusia di sekeliling pusat Reaktor Nuklir Fordow. Pusat Nuklir Fordow berada di kota suci Qom. Kota yang menjadi pusat pengayaan uranium Iran di bawah pengawasan Garda Nasional.

Iran memutuskan pengamanan lebih ketat pada fasilitas Nuklir nya setelah ada laporan ancaman dari Amerika Serikat dan Israel. Terutama setelah konflik antara dua kapal perang nuklir Amerika dan 4 kapal boat di selat Hurmuz.

S-300 yang sekarang disiagakan diyakini adalah versi upgrade. Tahun 2010, Iran telah memesan program upgrade yang diperkirakan telah dikirim ke Iran pada tahun 2015. Juli 2015, Rusia telah mengkonfirmasi tentang upgrade S-300 SAMs milik Iran dengan spesifikasi sesuai permintaan dan kebutuhan Iran.


 Tahun 2010, Rusia pernah menunda proyek upgrade sesuai permintaan PBB . PBB meminta Rusia untuk menolak permintaan Iran seiring sangsi yang dijatuhkan terkait program Nuklir ilegal milil Iran.

Tapi tahun 2011, Rusia membuka lagi program upgrade Iran. Dan bahkan memberi kompensasi kerugian karena penundaan sebesar 4milyar dollar Amerika.


Saat ini Iran juga sedang berseteru dengan Rusia terkait izin penggunaan pangkalan Udara untuk menggempur ISIS. Dengan tak ada lagi jet tempur Rusia yang berpangkalan di wilayahnya, besar kemungkinan Iran merasa pertahanan dalam negerinya kurang sehingga harus menyiagakan sistem pertahanan udara S300.

Baca Juga:  Sengketa Wilayah Dengan China, Jepang Siagakan 300 Pasukan Amfibi di Kapal Perang

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan