Israel Ingin Jual Rudal Rocks Ke India

Perusahaan Israel Rafael ingin menjual rudal udara-ke-permukaan “Rocks” ke India yang ditampilkan pada pameran kedirgantaraan Aero India 2019.

Berbicara kepada Defenseworld.net pada hari Kamis (21/02), Samir Advani, Direktur Pengembangan Bisnis Strategis Rafael, mengatakan, “Kami menerima ijin untuk ekspor baru-baru ini, dan sedang berpikir untuk menjual rudal Rocks yang baru diluncurkan ke India.”

Menurut perusahaan itu, rudal baru ini dilengkapi dengan hulu ledak penetration atau blast fragmentation yang mampu menghancurkan sasaran di atas permukaan atau jauh di bawah tanah di daerah-daerah yang dipertahankan permukaan-ke-udara.


Rocks menggabungkan teknologi dari Rafael Popeye dan rudal udara ke permukaan SPICE (Smart, Precise Impact, Cost-Effective). Angkatan Udara India saat ini telah memiliki 30 rudal Popeye.

Rudal baru itu dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan India, kata sumber-sumber yang dikutip oleh Globes.

“Kami telah menyelesaikan pengembangan dan pengujian skala penuh, tetapi kami belum menyelesaikan kualifikasi rudal. Ini akan menjadi bagian akhir dari proses pengembangan, yang akan diselesaikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan kami,” kata Gideon Weiss, deputy general manager untuk pengembangan bisnis, pemasaran, dan strategi untuk divisi Air & C4ISR Rafael, kepada Jane, Rabu (20/02). Identitas pelanggan pelanggan pertama dan tanggal kualifikasi untuk rudal Rocks tidak diungkapkan.

Rocks dapat digunakan terhadap sasaran stasioner dan mobile, dan di daerah di mana musuh dapat menggunakan countermeasure terhadap sistem GPS.

Baca Juga:  Pakistan Uji Tembak Rudal Balistik Nuklir Ghaznavi

Rudal itu menggunakan INS/GPS untuk navigasi ditengah perjalanannya sementara mengarahkan ke sasaran dilakukan dengan menggunakan pencari EO dan algoritma pemrosesan gambar yang canggih, yang memastikan
perkenaan sasaran dengan presisi, mengatasi gangguan atau countermeasure GPS.

Rafael juga tengah menunggu India untuk menyetujui kesepakatan untuk rudal anti-tank Spike yang bernilai ratusan juta dolar. SPICE dapat dipasang pada pesawat tempur Su-30MKI, Mirage 2000 dan Rafale.


Sumber : defenseworld.net/TSM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan