Israel Makin Banyak Tangkap Remaja Palestina

Tareq Hikmat (14), remaja Palestina yang tinggal di wilayah Kafr Qaddum, Tepi Barat, ditangkap oleh tentara Israel tanpa alasan hukum yang jelas. Saat tentara-tentara tersebut mendatangi wlayah Kafr Qaddum dan berusaha menangkap Tareq, sejumlah warga yang didominasi wanita paruh baya, memberikan pembelaan agar Tareq tidak ditangkap.

Namun, tentara-tentara Zionis menggunakan senjata dan mengancam warga setempat. Alhasil, sempat terjadi ketegangan yang mengakibatkan dua warga mendapatkan perawatan medis setelah menjadi korban kekerasan tentara-tentara tersebut.

Tahun 2018 lalu, lebih dari 900 anak-anak Palestina ditangkap oleh tentara Israel dan sebagian di antaranya harus menjalani proses hukum selayaknya orang dewasa di pengadilan. Sementara 290 anak-anak Palestina menjadi korban tewas dari kekejian tentara Zionis. Berdasarkan data dari Defense for Children International Palestine (DCIP), jumlah anak-anak yang ditangkap oleh tentara Zionis, rata-rata berkisar di angka 500-700 anak setiap tahunnya.


Kehidupan anak-anak di Palestina, khususnya di Tepi Barat dan Yerursalem, berbeda dengan anak-anak di banyak negara lainnya. Anak-anak Palestina adalah korban penjajahan pemerintahan Israel di negeri mereka sendiri, mereka hidup sebagai warga kelas dua.

Hidup dengan kondisi keluarga yang dilanda kemiskinan. Sulit mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan. Maka tidak heran jika banyak dari mereka yang mengikuti nuraninya untuk ikut berjuang melawan pendudukan pemerintah Zionis.

Mereka berani bersuara untuk negeri, tanah kelahirannya. Meskipun peluru dari senjata tentara Zionis mengancam tubuh mereka, meskipun penjara Israel juga menanti mereka apabila mereka ditangkap hanya karena melempari tentara-tentara Zionis dengan kerikil.

Baca Juga:  Setelah Rohingya, Giliran Etnis Kachin Yang Konflik di Myanmar


Photos: Days of Palestine

2 Komentar

  1. Tidak ada cara lin selain harus melawan israel dg senjata…mana para jihadis2yg sok membela islam dg jihad….knapa ga bela palestina…knapa ga brangkat k sana.karna intinya mereka adalah para jihadis palsu….serang tuh israel.ga akan ada yg brani. Kasihan bangsa palestin…mreka d genosida secara terencana…sehingga untuk beberapa dekade mendatang orang2 palestine akan habis….maaf…emosi

Tinggalkan Balasan ke nYinyirisme Batalkan balasan