Jadi Sapi Perang NATO, Anggaran Militer Amerika 2017 Tembus 650 Milyar Dollar

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meradang karena negaranya selama ini dijadikan sapi perah oleh negara-negara anggota NATO. Akibatnya, Anggaran militer AS tembus hinggu 650 Milyar dollar yang sebagian besar justru untuk melindungi negara-negara NATO

Presiden Donald Trump akan mendesak 28 anggota NATO lainnya untuk menghabiskan lebih banyak uang untuk belanja militer pertahanan. Dia bahkan mengancam akan mengurangi dukungan militer AS jika para sekutu tidak meningkatkan belanja pertahanan.

“Saya akan memberi tahu NATO, ‘Anda harus mulai membayar tagihan Anda. Amerika Serikat tidak akan mengurus semuanya,'” kata Trump saat unjuk rasa di Great Falls, Montana, Kamis (5/7).

NATO akan menggelar sidang dalam waktu dekat ini di Brussels, Belgia untuk membahas anggaran pertahanan.

Pada Juni 2017, hanya enam negara yang memenuhi standar belanja NATO yakni AS, Yunani, Inggris, Estonia, Polandia, dan Rumania.

“Kami membayar sampai 70 hingga 90% untuk melindungi Eropa, dan itu bagus. Tentu saja, mereka membunuh kami dalam perdagangan. Kami memiliki US$ 151 miliar dalam defisit perdagangan dengan Uni Eropa dan di atas itu, mereka membunuh kami untuk membiayai NATO, ” kata Trump yang merujuk pada perang dagang.


Pada 2017, AS menyumbang 51,1%dari gabungan PDB NATO dan 71,7 persen dari belanja pertahanan gabungannya. Singkatnya, AS menyumbangkan lebih banyak dana pertahanan untuk NATO dari gabungan negara Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Inggris, dan Kanada.

Baca Juga:  PT PAL: Kontrak Pesanan Kapal MRSS Malaysia Akan Diteken Agustus 2017

“Saya bilang, Angela, saya tidak bisa menjamin itu, tapi kami melindungi Anda, dan itu lebih berarti bagi Anda daripada melindungi kami karena saya tidak tahu berapa banyak perlindungan yang kami dapatkan dengan melindungi Anda,” sindir Trump.

Komentar Trump datang di tengah-tengah laporan bahwa Pentagon sedang menaksir kerugian dan dampak dari penarikan skala besar atau transfer pasukan Amerika yang ditempatkan di Jerman.

“Mereka [Jerman] ingin melindungi diri dari Rusia, namun mereka membayar miliaran dolar ke Rusia, dan kami adalah orang-orang bodoh yang membayar pertahanan mereka,” seru Trump kepada kerumunan.

Sumber: SP.beritasatu.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan