Jan Cox Seniman Belanda Yang Namanya Abadi Di Jawa

Jan Cox adalah seorang seniman pelukis kelahiran Den Haag, Belanda pada 27 Agustus 1919. lalu Meninggal pada 7 Oktober 1980 di Antwerp, Belgia.

Nama Jan Cox membumi di tanah Jawa terutama di Kota Surabaya bukan karena karya lukisnya. Namun karena namanya tertulis pada salah satu tank milik Belanda.

Sepertinya sih personel tank tempur tersebut tersebut sangat mengidolai Jan Cox lalu menuliskan nama pujaanya. Hal tersebut yang banyak dilakukan prajurit tempur semasa Perang Dunia II.

Tulisan putih besar dengan huruf capital sangat mudah terbaca. Para pasukan TKR (TNI pada masa itu) menggunakan kata sandi Jan Cox untuk kendaraan tank tempur.


Lambat laun kata Jan Cox terkenal dan menjadi bahasa serapan populer di kalangan masyarakat Jawa Timur.

Untuk mengetahui karya-karya Jan Cox anda bisa meng klik link berikut ini:

http://ensembles.mhka.be/actors/jan-cox?locale=en

Foto Jan Cox

Adapun Tank dengan tulisan Jan Cox seperti di foto bawah ini, sejatinya adalah Tank Stuart buatan Amerika Serikat.

Tank Stuart ini merupakan produksi Amerika yang dibuat berkisar tahun 1941-1945. Indonesia memiliki puluhan Tank Stuart ini dari bekas peninggalan Belanda.

Dengan panjang 4,33 meter, lebar 2,47 meter, tinggi 2,29 meter dan berat 14,7 ton, tank ini pada masanya andalan bagi gerak maju pasukan Infanteri, baik oleh Belanda maupun setelah diwarisi Indonesia. Serta kerap diikut sertakan dalam berbagai operasi militer.

Baca Juga:  Scarff Ring Mekanisme Senjata Andalan Jet Tempur Inggris Zaman Dulu

Saat ini dari dua tank M3A3 Stuart yang masih tersisa di Pusdikav (Pusat Pendidikan Kavaleri), hanya satu yang masih laik jalan dengan nomer 40-32. Indonesia mendapatkan tank ini sebagai rampasan perang, merebut langsung dari tangan Belanda.

Pada saat mendapatkannya, tank ini kondisinya tersebar di beberapa daerah. Seiring semakin teraturnya komunikasi antara pusat dan daerah, tank yang tercerai berai ini digabungkan menjadi tujuh eskadron.

Nama tank ini diambil dari salah seorang jenderal yang memimpin tentara konfederasi ketika Perang Saudara AS, yaitu Jenderal JEB Stuart. Tank ini dirancang sebagai tank ringan (light tank) dengan empat awak. Stuart dikembangkan AS saat Perang Dunia Kedua di tahun 1941, dan tank ini digunakan oleh sebagian besar negara sekutu.

Belanda sendiri mendapatkan Tank ini dengan pinjam pakai dari tentara Inggris yang mendarat duluan di Indonesia. Daripada repot-repot bawa pulang, Inggris meminjamkanya kepada Belanda yang ingin merebut lagi Indonesia.

4 Komentar

  1. Jangan otak atik gathuk..
    (Jawa: asal mencocok cocokan kata)
    Sejarah bukan semudah itu..

    Saya memang bukan sejarawan atau pun budayawan..
    Tapi saya tidak yakin atas cerita ini..
    Tolong jangan merusak sejarah..
    Pastikan dahulu ke ahlinya.. setelah itu silahkan diposting..

  2. Hahahah komenters nya pengen banget Jancuk itu ttp adalah sebuah kata kasar ga setuju kalo sejarahnya sebenernya cuma kyak gitu..

Tinggalkan Balasan