Jenis-jenis hukuman indisipliner dalam legiun Romawi

Dalam definisi militer modern, legiun Romawi adalah sebuah unit yang mandiri, setara dengan regimental combat team. Terdiri dari 5000 prajurit, sebuah legiun terdiri dari satuan infantri, kavaleri, artileri, zeni, logistik dan lain-lain. Jumlah legiun mencapai puncaknya pada era Julius Caesar, sejumlah lebih dari 50 legiun.

Disiplin militer dalam legiun cukup keras dan peraturan harus ditaati tanpa kompromi, didasarkan pada nilai-nilai dewi Romawi, “Disciplina”, yaitu kepatuhan, ketegasan dan kesederhanaan. 
Hukuman Berat:

Fustuarium – Hukuman individu bagi prajurit yang desersi dan tidak patuh dalam tugas tempur. Sang prajurit dibawa didepan seluruh unitnya, lalu dipukuli dengan tongkat kayu sampai mati.

Decimation – Hukuman bagi seluruh unit yang memberontak, desersi atau tidak patuh dalam tugas tempur. Unit tersebut dibagi menjadi kelompok-kelompok yang berisi 10 prajurit. Dengan pengundian, satu dari 10 prajurit dipukuli dengan tangan kosong oleh 9 rekannya sampai mati. Unit tersebut juga akan disuruh tinggal diluar kamp legiun. 
Hukuman sedang dan ringan:

Missio ignominiosa – Pemecatan secara tidak hormat

Castigatio
– hukuman pukul oleh centurion

Gradus
deiectio – penurunan pangkat

Pecuniaria
mulcta – potong gaji atau bayar denda

Militiae
mutatio – Mutasi ke tugas yang lebih rendah

Munerum
indictio – Tambahan tugas

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan