Jepang Gandeng Malaysia Bikin Pesawat Terbang

Ambisi Malaysia untuk menyusul Indonesia dalam industri pesawat terbang akan segera terwujud. Ini setelah Jepang melirik negeri jiran untuk membentuk kerangka kerja sama dalam memproduksi suku cadang pesawat terbang dan melatih personil industri penerbangan.

Ini adalah kali pertama Jepang merangkul negara Asia lain dalam industri dirgantara. Rencananya, MoU perjanjian akam ditekan kedua negara pada musim panas tahun ini, 2020.

Pasar pesawat terbang komersial di Asia sedang tumbuh, baik kelas kecil sampai menengah. Jepang butuh negara mitra untuk membantu memproduksi komponenya.

Jepang menargetkan nilai produksi industri pesawat terbangnya naik menjadi 3 triliun yen ($ 27 miliar) pada 2030 dari 1,8 triliun yen pada 2018 dengan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara.

Malaysia sendiri telah mempromosikan diri untuk menggaet pelaku industri pesawat terbang untuk membuka pabrik di sama. Diantara yang sudah deal adalah pembuat suku cadang utama asal AS, Spirit AeroSystems Inc.

Di bawah kerangka tersebut, Jepang berharap untuk memperluas rantai pasokan di mana suku cadang presisi tinggi buatan Jepang dirakit di Malaysia.

Pembuat komponen Jepang yang telah memasuki Malaysia, termasuk diantaranya Imai Aero-Equipment Mfg. Co., Asahi Aero Group Inc. dan Wada Aircraft Technology Co.

Nilai pasar pesawat komersial diperkirakan akan tumbuh selama 20 tahun ke depan, dengan permintaan diharapkan sekitar 40.000 pesawat, sekitar 40 persen di antaranya akan berada di kawasan Asia-Pasifik, menurut kementerian industri Jepang.

Baca Juga:  Ukraina Bantah Laporan Rudal Javelin Bermasalah

Produsen utama AS dan Eropa yang terkait dengan pesawat terbang juga memperluas produksinya di Asia dan salah satunya adalah PT Dirgantara Indonesia (PTDI)