Jepang Pamerkan Type 16 MCV Baru pada Fuji Firepower 2017

Pasukan Bela Diri Jepang memamerkan beberapa kemampuan defensif yang mengesankan selama demonstrasi live fire di kaki gunung Fuji.

Latihan yang disebut Fire Power, ditujukan untuk mempertahankan pulau-pulau di Jepang dari kemungkinan invasi. Fire Power adalah latihan pertama dalam jenisnya dan mengikuti panduan pertahanan nasional Jepang yang baru.

Selama demonstrasi live-fire dipamerkan salah satunya adalah Type 16 Maneuver Combat Vehicle (Type 16 MCV) yang baru. Type 16 Maneuver Combat Vehicle adalah kendaraan tank destroyer beroda ban Pasukan Bela Diri Jepang. Kendaraan lapis baja delapan roda ini dilengkapi dengan meriam 105 mm, dan unggul pada mobilitas dan dapat diangkut melalui udara.


Kendaraan dukungan tembakan ini pertama kali ditampilkan pada tahun 2013. Sumber resmi menyebutkan bahwa MCV akan diproduksi oleh Mitsubishi Heavy Industries dan mulai berdinas pada 2017. Direncanakan sekitar 200-300 kendaraan ini akan diproduksi untuk AD Beladiri Jepang. Kendaraan ini akan menggantikan sebagian tank tempur utama yang telah menua. Dengan mengakuisisi kendaraan dukungan tembakan beroda, Jepang berencana mengurangi jumlah tank tempur utama-nya dari 740 menjadi 300 unit dalam beberapa tahun
kedepan.
Maneuver Combat Vehicle dimaksudkan untuk membantu melengkapi kembali divisi dan brigade yang ada yang direorganisasi menjadi divisi/brigade mobile (rapid reaction), serta melengkapi resimen khusus reaksi cepat yang baru yang nantinya juga akan dilengkapi dengan kendaraan baru Light-weight Combat Vehicle System (LCV), yang juga dirancang untuk pertahanan pulau-pulau terluar Jepang.

Baca Juga:  AD Malaysia Punya Roket Anti Tank Baru Yang Lebih Canggih

Spesifikasi:

Awak: 4 orang
Berat dengan muatan penuh: 26 ton
Panjang: 8,45 m
Lebar: 2,98 m
Tinggi: 2,87 m
Kecepatan maksimum: 100 km/jam
Mesin: mesin diesel 4-langkah 4-silinder berpendingin air dengan daya 570 ps/2.100 rpm

Senjata
Meriam 105 mm
Senapan mesin berat 12,7 mm
Senapan mesin koaksial 7,62 mm

Video :
www.youtube.com/watch?v=JMP2QPxPkgk


Sumber : defence-blog.com / TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan