Jepang Tawarkan Senjata Militer Ke Malaysia

Jepang bersedia menawarkan peralatan pertahanan dan teknologi mereka, termasuk pesawat militer ke Malaysia sebagai bagian dari peningkatan keamanN bilateral, kata utusan Jepang ke Malaysia. Dr Makio Miyagawa mengatakan kepada New Straits Times , tawaran Tokyo akan membantu memperkuat kemampuan Malaysia untuk “menjaga perdamaian dan stabilitas” di Asia Tenggara.

Dia mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dalam hal ini, Jepang “bersedia menawarkan peralatan dan teknologi kami ke Malaysia, yang meliputi pesawat terbang, kapal, radar dan barang-barang lainnya”. Jepang dan Malaysia, pada bulan September, menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengintensifkan kerja sama pertahanan dan keamanan.


MoU ditandatangani di Jepang pada 11 September oleh menteri pertahanan Jepang Itsunori Onodera dan mitranya dari Malaysia, Mohamad Sabu. Tokyo telah mengatakan MoU tersebut menyediakan struktur untuk kolaborasi yang diperluas di berbagai kegiatan, termasuk peralatan dan teknologi pertahanan, pertukaran militer-ke-militer, keamanan maritim bersama dan operasi bantuan bencana. Kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan untuk mentransfer pertahanan dan teknologi ke Malaysia, ia menambahkan. “Pesawat, kapal, dan radar dapat ditransfer ke Malaysia,” kata Miyagawa. “Kami mulai mempertimbangkan untuk mengizinkan industri kami menyediakan peralatan seperti itu ke sejumlah negara dan mitra strategis, termasuk Malaysia.”

Mohamad Sabu telah meyakinkan bahwa pemerintahan baru, yang berkuasa pada bulan Mei, akan menghormati rencana yang dibuat di bawah pemerintahan sebelumnya. Ini termasuk program untuk melengkapi Angkatan Udara Kerajaan Malaysia dengan pesawat patroli maritim baru.

Baca Juga:  Pesawat Tempur India Jatuh Lagi

Defense News, sebuah majalah pertahanan, sebelumnya melaporkan bahwa Malaysia telah meminta dari Jepang pesawat Lockheed Martin P-3 Orion yang akan pensiun dari Pasukan Bela Diri Maritim Jepang. Undang-undang Pasukan Bela Diri Jepang yang baru-baru ini direvisi sedang membuka jalan bagi sumbangan semacam itu terjadi.


Sumber: nst.com.my

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan