Jerman Perancis Duet Bikin Pesawat Superfighter

Prancis dan Jerman sepakat kerja sama membuat pesawat jet tempur serbaguna. Pesawat generasi masa depan yang mereka sebut jet “superfighter” tersebut akan menggantikan pesawat Eurofighter Jerman dan Rafale Prancis.

Mengutip laporan Popular Mechanics, Sabtu (23/6/2018), pada 19 Juni, dua negara Eropa itu menandatangani perjanjian untuk menghasilkan jet “superfighter” yang akan memasuki layanan militer pada pertengahan abad ke-21.

Dalam perjanjian, Prancis akan menjadi ujung tombak dalam merancang dan membangun pesawat, yang belum disebutkan namanya. Sedangkan Jerman akan mengambil peran dalam pembiayaan proyek.


Kementerian Pertahanan Prancis, seperti dikutip Reuters, mengatakan bahwa pihaknya akan memimpin pengembangan pesawat baru. Situasi ini menempatkan perusahaan Dassault dalam posisi untung karena mengambil alih tugas manajemen proyek untuk pesawat.

“Mengembangkan pesawat tempur multi-peran masa depan untuk Prancis dan Jerman yang terintegrasi dalam jaringan sistem senjata adalah masalah besar bagi otonomi strategis Eropa,” kata chief executive officer (CEO) Dassault, Eric Trappier.

Di bidang kedirgantaraan, Prancis lebih maju daripada Jerman. Namun, Jerman juga bangga karena memiliki tank Leopard produksi Krauss-Maffei Wegmann (KMW) dengan berbagai seri yang diklaim sebagai tank paling kuat di dunia.

Namun perlu dicatat bahwa sejumlah peralatan militer Jerman pernah dilaporkan tidak bisa beroperasi. Sebuah studi Kementerian Pertahanan Jerman menemukan pada bulan Februari bahwa hanya sembilan tank Leopard 2 Jerman yang siap tempur untuk pasukan NATO.

Baca Juga:  India Pilih Globemaster III Untuk Gantikan Pesawat Angkut Buatan Rusia Ilyushin il-76/il-78

Berdasarkan perjanjian terpisah yang dimulai pada tahun 2015, KMW Jerman dan Nexter Systems Prancis akan mengembangkan dan memproduksi generasi baru tank tempur Leopard 3.
Sumber: sindonews.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan