Jual Senjata ke Taiwan, China Embargo Lockheed Martin

Lockheed Martin salah satu produsen utama senjata asal Amerika Serikat diembargo oleh China. Beijing telah memutuskan tidak akan lagi memasok material bahan baku termasuk “Rare Earth Element” ke perusahaan pembuat pesawat F-35 tersebut.

Ini adalah sanksi yang dijatuhkan China larena Lockheed Martin karena menjual senjata ke Taiwan.

Sanksi ini diumumkan langaung oleh Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian pada konferensi pers pada hari Selasa (14/07).

Pemicu langsung untuk penjatuhan sanksi tersebut adalah persetujuan AS baru-baru ini untuk kesepakatan senjata ke Taiwan yang meliputi upgrade dan sertifikasi ulang rudal pertahanan udara PAC-3. Produsen senjata AS Lockheed Martin adalah kontraktor utama untuk penjualan rudal pertahanan udara Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3) tersebut ke Taiwan.

Rare earth element, sebagaimana di deskripsikan oleh International Union of Pure and Applied Chemistry, adalah sekumpulan elemen kimia, yang terdiri dari tujuh belas elemen kimia dalam tabel periodik. Ke-17 rare earth element tersebut adalah cerium (Ce), dysprosium (Dy), erbium (Er), europium (Eu), gadolinium (Gd), holmium (Ho), lanthanum (La), lutetium (Lu), neodymium (Nd), praseodymium (Pr), promethium (Pm), samarium (Sm), scandium (Sc), terbium (Tb), thulium (Tm), ytterbium (Yb), dan yttrium ( Y).

Rincian sanksi tersebut dilontarkan oleh analis dalam artikel Global Times. Global Times adalah media yang berafiliasi dengan surat kabar People’s Daily milik Partai Komunis Tiongkok. Sehingga publikasi ini dianggap mencerminkan pandangan Partai Komunis Tiongkok. Banyak produk utama Lockheed Martin, termasuk jet tempur F-35 dan rudal Patriot, bergantung pada komponen yang dibuat dengan rare earth element, kata artikel itu.

Baca Juga:  Debut Pesawat F-35A di Timur Tengah: Tembakkan 150 Rudal dan Hindari Rudal Arhanud

Tiongkok adalah pengekspor rare earth element terbesar di dunia, dan AS mengimpor sekitar 80 persen kebutuhan rare earth element-nya dari Tiongkok.

Lockheed Martin tidak memiliki bisnis langsung di Tiongkok, kemungkinan ada pemasok suku cadang dan material Lockheed Martin yang beroperasi di sana. Tiongkok akan membatasi rantai pasokan Lockheed Martin, termasuk non-logam, logam, dan mineral termasuk rare earth element dari Tiongkok, melalui pemasoknya yang memiliki bisnis dengan Tiongkok.

Pabrikan komponen lain dan perancang sistem yang terkait dengan Tiongkok juga dapat dibatasi melakukan bisnis dengan Lockheed Martin sebagai bagian dari sanksi, kata laporan itu.

Laporan media pada tahun 2019 mengatakan bahwa Exception PCB, sebuah perusahaan milik Tiongkok, membuat papan sirkuit untuk jet tempur F-35.

Namun, pemerintahan Trump telah memulai program untuk mengganti beberapa bagian elektronik yang bersumber dari Tiongkok, dengan komponen dari negara-negara sahabat AS atau mengalihkan manufaktur ke perusahaan-perusahaan AS.
(Sumber : defenseworld.net)

1 Komentar

  1. Tidak usah takut mr.Trump… Indonesia punya banyak rare earth element dan belum ada yang memanfaatkannya………………

Tinggalkan Balasan