Kadispenau: Kami Optimistis, Asa itu Masih Ada di Tanah Papua

Melalui program afirmasi 2013, TNI AU telah berhasil mengantarkan belasan pemuda dan pemudi Papua menjadi Perwira TNI AU melalui jalur pendidikan Taruna-Taruni Akademi Angkatan Udara (AAU).

Afirmasi merupakan program kesetaraan penerimaan prajurit TNI melalui jalur akademi TNI untuk putra asli daerah Papua. Pada 2013, seluruh satuan TNI yang ada di Papua, diwajibkan melaksanakan pembinaan kepada putra-putri asli Daerah Papua (PAPD) yang berminat untuk menjadi Taruna Akademi TNI.

Bahkan pada 2012, Lanud Silaspapare Jayapura sebagai salah satu satuan TNI AU yang ada di Papua, sudah melaksanakan program tersebut dengan melakukan promosi dan sosialisasi TNI AU ke sekolah-sekolah SMA yang ada di Papua.


Hasilnya 69 siswa SMA berhasil mengikuti pembinaan yang dilaksanakan oleh Lanud Silaspapare Jayapura. Mereka mengikuti pembinaan dan dipersiapkan selama empat bulan. Materi pembinaan meliputi aspek kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, psikologi dan akademis.

”Komandan Lanud Silaspapare Jayapura waktu itu, Kol Diyah Yudanardi (sekarang Komandan Kodiklatau dengan pangkat Marsda TNI) adalah orang yang sangat komitmen mendukung program ini,” katanya.

Melalui “tangan dingin” prajurit Lanud Silaspapare Jayapura, dari 69 orang binaan, 24 orang berhasil mengikuti seleksi Taruna-Taruni AAU di tingkat daerah, sementara yang lainnya mengikuti seleksi pada jalur sekolah kedinasan di beberapa kementrian dan lembaga.

Dari 24 orang akhirnya sepuluh orang berhasil masuk menjadi Taruna/Taruni AAU, dan sekarang mereka sudah dinas aktif menjadi perwira TNI AU.

Baca Juga:  Kontrak Pembelian Sukhoi Su-35 Masih Terhambat

Mereka adalah Letda Pas Robert Habel Dumais, Letda Pas Evra Marey, Letda Pas Evan Worabay, Letda Tek Yohanis Epa, Letda Tek Agus Murip, Letda Tek Ryanda, Letda Sus Jandri Waimbo, Letda Adm Rian dan Letda Adm Astria Fancollo Lesnawati Donggiri. Nama Yang terakhir menjadi satu-satunya gadis Papua yang berhasil menjadi perwira Wanita Angkatan Udara (Wara) melalui jalur pendidikan AAU.


Tidak menutup kemungkinan beberapa tahun ke depan mereka akan menjadi pemimpin TNI AU, atau TNI bahkan pemimpin negeri ini.

”Karena memang Papua menyimpan banyak potensi, baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA). Menjadi jelas, tidak ada keraguan lagi kalau ternyata masih banyak asa di tanah Papua,” katanya.
Sumber: sindonews.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan