Kalah Besar, Kapal Patroli Indonesia “Ngeper” Dicegat Kapal Patroli Vietnam Di Natuna

Kapal Patroli Laut Indonesia milik Dirjen Kelautan mundur setelah kalah besar dibandingkan Kapal Patroli Laut milik Vietnam. Akhirnya, lima kapal nelayan Vietnam yang telah ditangkap karena mencuri ikan di perairan Natuna lolos.

Penangkapan dilakukan karena kapal nelayan Vietnam menangkap ikan secara ilegal di perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada hari Minggu, ungkap seorang pejabat yang telah dikonfirmasi.

“Itu benar, kami akan memberikan rincian lebih lanjut dalam sebuah konferensi pers besok (23/05),” kata Dirjen Pusat Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Eko Djalmo, seperti dilansir The Jakarta Post, Senin (22/05).

PSDKP dilaporkan menangkap lima kapal ikan asing berbendera Vietnam yang dilengkapi dengan jaring insang, peralatan memancing dan 55 awak kapal pada hari Minggu pagi.

Ketika PSDKP bersiap mengawal kapal ikan asing ke pangkalan Batam untuk diproses, sebuah kapal patroli Vietnam muncul. Kapal patroli tersebut dilaporkan mencegat dan menabrak satu kapal nelayan, yang kemudian tenggelam.


Kru kapal patroli Vietnam juga dilaporkan menangkap anggota awak PSDKP dan meminta agar kapal nelayan dan awaknya dilepaskan. Ketegangan meningkat di sore hari ketika dua kapal angkatan laut Vietnam tiba di perairan Natuna.


Kemudian di sore hari, kapal patroli PSDKP kembali ke markas tanpa kapal ikan asing yang sebelumnya telah ditangkap.

Baca Juga:  Rusia Siap Membeli Rudal Brahmos Versi Pesawat Tempur

9 Komentar

  1. Ini salah satu pelajaran bahwa pemerintah msih stengah2 untuk msalah kpal patroli, buktinya saat di cegat oleh kpal patroli vietnm kalah telak bahkn sampe mundur, seandainya kpal patroli kita lebih besar dan kuat mereka ngga akan berani mendekat, apa lagi mereka sudah terbukti besalah karna mereka telah memasuki ZEE kita.

  2. Kapal ARMABAR pada di pakai latihan perang, laut jadi bolong ga ada yang jaga. Tandanya kita masih kekurangan Kapal perang.

  3. Belajar dari insiden dg cina dan vietnam, kapal patroli KKP harus diinstall CIWS dan Rudal. Biar kecil tapi mematikan.

  4. Angkatan laut jaya preet…ngacir….kalah telak sebelum perang….makanya kalau ingin kuat dilaut beli alusista jangan kelas teri…..

Tinggalkan Balasan