Kapal Destroyer Aegis Pertama AL Australia Mulai Berlayar

HMAS Hobart, kapal pertama dari tiga kapal air warfare destroyer (AWD) dengan sistem Aegis milik Angkatan Laut Australia, telah memulai uji berlayar, berangkat dari galangan kapal ASC Osborne Australia Selatan.

Sejumlah dock trial dilakukan dalam persiapan untuk keberangkatan pertama Hobart ke laut, termasuk incline trial untuk mengukur stabilitas kapal dan pusat gravitasi vertikal. Penyelarasan baterai utama juga dilakukan untuk memastikan elemen dari sistem tempur telah dengan benar diposisikan dan selaras sementara bollard trial dilakukan untuk menguji sistem propulsi kapal.

Sebelum serangkaian ujicoba ini, mesin utama dan turbin gas Hobart telah diuji pada bulan April dan Juli serta pengaktifan sejumlah sistem tempur utama termasuk sistem peluncuran rudal vertikal (vertical launch system), interface taktis buatan Australia, sistem tempur Aegis dan phased array radar SPY1D-V, serta berbagai sistem navigasi dan komunikasi.


Dibuat berdasarkan desain F100 Navantia, kapal air warfare destroyer akan menyediakan pertahanan udara untuk kapal lain yang dikawalnya serta pasukan dairat dan infrastruktur di daerah pesisir pantai di dekatnya. Sistem senjata Aegis meliputi phased array radar, AN/ SPY 1D(V),  dikombinasikan dengan rudal SM-2, akan menyediakan sistem pertahanan udara yang mampu menghancurkan pesawat musuh dan rudal lawan pada jarak lebih dari 150 kilometer.


Kapal AWD juga akan membawa helikopter tempur laut MH-60R Seahawk ‘Romeo’ untuk pengintaian dan sebagai respon untuk dukungan tempur. Fungsi tempur permukaan kapal AWD akan mencakup rudal anti-kapal jarak jauh dan meriam kapal yang mampu menembak berbagai amunisi jarak jauh untuk mendukung pasukan darat. Kapal AWD juga akan dapat melakukan perang bawah air dan akan dilengkapi dengan sistem sonar modern, decoy dan torpedo luncur permukaan.

Sebagai kapal pertama di kelasnya, Hobart diluncurkan pada Mei 2015 sementara kapal kedua, HMAS Brisbane dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan Desember tahun ini. Kapal ketiga dan yang terakhir di kelasnya telah 57% selesai hingga bulan Agustus 2016, menurut laporan AWD Alliance. (navaltoday.com)

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan